Menanti..

Motivasi Comment( 5)


Isi Hati Sang Ikhwah

Wahai zaujahku,
Aku mengerti di mana kamu,
Kamu sedang letih berjuang,
Kamu sedang lelah berdakwah,
Malah kau juga aku yakin sedang memelihara dirimu dari menjadi bahan fitnah.

Aku tidak tahu siapa kamu,
Tapi telah aku simpankan sebahagian hati ini padamu,
Kerna itu, aku tidak pernah memandang wanita lain,
Pandanganku ku tundukkan, bual bicara mesra dengan wanita ku elakkan,
Kerna semua itu hanya layak untukmu.

Yang ada di sisiku Ayat-Ayat Cinta Allah iaitu Al-quran.
Yang ada di sisiku kitab-kitab ilmu yang menjadi pencerahan dalam kehidupan kita nanti.

Zaujahku,
Persiapkan dirimu dengan ketabahan hati,
Kerna jalan yang akan kita lalui ini sangat berat,
Maka tabahkanlah hatimu untuk menjadi sayap kiriku,
Isilah mana-mana kekurangn dalam diriku,
Dan engkau jualah yang aku harapkan menjadi pembakar semangatku tika mana aku lemah.

Zaujahku, aku belum pernah memandang fizikalmu,
Kerana nikmat memandangmu hanya aku inginkan setelah kita diijab kabulkan,
Dan pandanganku terhadapmu bukanlah pandangan nafsu,
Sebaliknya dengan pandangan dakwah,
Kerna kau adalah sayap kiri perjuanganku dan pencetak generasi mujahidin.

Kerana itu,
Kita seharusnya bersedia zaujahku,
Perkahwinan kita adalah marhalah dakwah.



Dari Sang Akhwat

Wahai zaujku,
Aku mengerti kau sedang menungguku,
Aku mengerti kau merinduiku,
Namun segalanya kau tundukkan kerna kau tidak mengenal siapa aku.

Aku tau kau sedang berjuang,
Kau sedang lelah berdakwah,
Ke sana sini dengan pelbagai program dakwah,
Sehingga kadang kala kau merasa lemah.

Namun sabarlah,
Aku sedang menunggumu,
Aku juga sedang letih seperti kamu,
Kerana setianya padaku,
Aku menolak untuk terlibat dengan mana-mana aktiviti yang mengundang maksiat hati,
Aku menolak bicara dan pelawaan mana-mana yang bukan mahramku,
Kerana perasaanku telah aku simpankan untukmu,
Walaupun aku tidak tahu siapakah kamu.

Zaujku,
Persiapkanlah dirimu dengan ilmu,
Kerna, aku mendambakan seorang zauj yang mampu mendidikku dan anak-anak kita nanti, Bukan paras rupa semata-mata.

Didiklah aku agar sentiasa tegar dalam mujahadahmu.



"Ya Allah, kami saling merindui, namun kami tidak pernah mengenal antara satu sama lain, oleh kerana Kau telah menutup pandangan kami dengan hijab yang sangat tebal. Namun, kami yakin Engkau menghijab kami agar kami sentiasa melengkapkan diri dengan segala bekal yang diperlukan. Kami memohon agar hijab di antara kami segera terbuka bila mana kami benar-benar bersedia. Pernikahan kami adalah marhalah dakwah dan kasih sayang antara kami hanyalah satu..Menuju redhaMu"

"Ya Allah, kami saling merindui, namun kami tidak pernah mengenal antara satu sama lain, oleh kerana Kau telah menutup pandangan kami dengan hijab yang sangat tebal. Namun, kami yakin Engkau menghijab kami agar kami sentiasa melengkapkan diri dengan segala bekal yang diperlukan. Kami memohon agar hijab di antara kami segera terbuka bila mana kami benar-benar bersedia. Pernikahan kami adalah marhalah dakwah dan kasih sayang antara kami hanyalah satu..Menuju redhaMu"

Read more..

BIROKRASI SKRIPSI DARI A sampai Z, di UIN, saintek

Motivasi Comment( 8)

Document yang lain, berikut syarat transkip nilai jurusan SI jumlah 137sks (belum termasuk seminar dan sidang) lantai 3 prodi ke Samsul atau Rifo (waktu lama Bro…)
A1. Transkip Nilai:
  1. KRS semester1 – semester akhir (bagi yang ga punya yang ada saja)
  2. IPK dan IPS Asli dan Foto copy dari semester awal, semester akhir fotocopy 2x (kalao ga ada semua yang ada aja)
  3. Masukan se,ua berkas dalam Map Merah, di pojok kanan atas tulis nama, nim dan semester akhir.
A2. Syarat Bebas Pepus Fak.lantai 7
1. Nyumbang Buku minimal 200 hal, terbitan terbaru , sesuai dengan jurusan, 2 Buah
 
Sambil berjalan mengurus nilai bisa di barengi dengan mengurus bebas SPP (bagi yang sudah selesai seminar) lantai 2 dengan pak Amir, walau nilai belum komplit bisa ngurus surat sakti ini:
B. Bebas SPP
  1. Buku kuning laporan perkembangan skripsi yang telah di tanda tangani 2 dosen pembimbing
  2. Bawa kuitansi pembayaran dari semester awal /asli
  3. Setelah di periksa bayar 100.000, tuk perpisahan. Dapat surat Jalan untuk ke bagian keuangan lantai3 gedung rektorat.
  4. di bagian keuangan gd Rektorat bawa persyaratan yang sama point 1 dan 2 ditambah surat jalan dari lt.2 akademik/dari pak amir..
  5. dapat kuitansi dari bag.keuangan gd rektorat, bayar ke Bank BNI, setelah Bayar lalu balik kegedung Rektorat lt bag keuangan, ambil SURAT SAKTI BEBAS SPP );
 
syarat ujian skripsi bagi yang sudah selesai seminar skripsi, di lantai dasar akademik pusat yang banyak kompi LCD waktu si KRS...
C. Pendaftaran Ujian Skripsi
1. Copy Transip Nilai yang telah di tandatangani oleh sekjur                       2 buah
2. Copy tanda bukti bebas SPP                                                                 1 buah
3. Kuitansi pembayaran wisuda dari keuangan                                          1 buah
4. Copy ijazah SLTA                                                                               2 Buah
5. Copy Propesa                                                                                     1 buah
6. Copy pengesahan skripsi yang sudah ditandatangani pembimbing (satu lembar isinya judul skripsi nama penulis, nim pembimbing1 dan pembimbing2)             1 buah
7. Foto bewarna, pakai dasi jas tanpa kelihatan gigi, latar polos, kalo ada uang dengan foto yg memakai Klise, kalo cekak print aja….
3 x 4 = 6
4 x 6 = 6
 
Setelah dapat berkas A, B dan C, dinyatakan siap tempur di sidang skripsi lalu buat skripsi rangkap 4 untuk TI/SI, buat di coret-coret.pembimbing dan penguji. Lalu serahkan ke NIKI lantai 2 akademik..
 
Sidang Skripsi (bismillah aja bro)……………..
 
Lulus /Tidak, .. yang belum beruntung bisa mengulang, bagi yang lulus, perbaikan 10 hari waktunya..
 
HARDCOVER untuk TI/SI 8 kali (2 pembimbing, 2 penguji, kajur, perpus fak, perpus u, tuk pribadi) CD nya juga 8 (2 pembimbing, 2 penguji, kajur, perpus fak, perpus u, tuk Dekan). Tiap memberi Hardcover, minta tandatangan, untuk aman bikin 2 rangkap asli, nantinya satunya di kasih Bu ova syarat Wisuda.
 
D. Syarat Bebas Pepus Utama lt 1 ke kanan
1. Ngasih Hardcover Skrpisi + CD bayar 5000;
 
Pendaftaran Wisuda di akademik Fak lt 2 Niki:
E. Daftar Wisuda
1. Menisi Formulir Pendaftaran Wisuda, rangkap 2 (di ketik di bagian akademik)
2. lembar pengesahan skripsi terbaru .. /judul skripsi terbaru
3. 3 x 4, 4 Lembar 2 tempel di formulir
4. Bukti penyerahan Skripsi 1 lembar
5. Ijazah SMU Legalisir, 2 lembar.
 
F Syarat Ambil Ijazah SI (biasanya 1 bulan setelah wisuda):
  1. Bebas Perpus Pusat (Asli)
  2. Bebas Perpus Fakultas (Asli)
  3. Bukti Penyerahan Skripsi (tandatangan Asli)
 
Mohon Maaf atas Kesalah ketik, dan prosedur yang telah berubah, artikel ini di buat untuk membantu proses perjuangan di Fakaultas SainTekers
Pesan dari Penulis, Terus Berkarya Untuk Agama dan Negara, jangan berhenti pada kritikan. berikan apa yang dapat kita berikan, bukan apa yang bias kita dapat.
 
“Segala Masalah dan Hambatan Dalam Hidup kita dalam hidup kita merupakan Metamorfosis Untuk Menjadikan kita Lebih dewasa dalam menghadapi Hidup ini”.
 
“Karena Sesungguhnya Kebahagian, Kemulian dan kejayaan Umat Manusia Hanya Allah letakan Pada Agama yang sempurna, Iman dan Amal sholeh”
 
Penulis
Martha S.Kom. ^_^
Softcopy :www.gressdesign.com

Read more..

HARI PENGADILAN 1

Motivasi Comment( 0)

Rasulullah SAW Menangis Ketika Di Padang MahsyarDari Usman bin Affan bin Dahaak bin Muzahim daripada Abbas ra, bapa saudara Rasulullah SAW dari Rasulullah SAW telah bersabda, yang bermaksud:“Aku adalah orang (manusia) yang paling awal dibangkitkan dari kubur (bumi) pada hari kiamat yang tiada kebanggaan. Bagiku ada syafaat pada hari kiamat yang tiada kemegahan. Bendera pujian di tanganku dan nabi-nabi keseluruhannya berada di bawah benderaku. Umatku adalah umat yang terbaik. Mereka adalah umat yang pertama dihisab sebelum umat yang lain. Ketika mereka bangkit dari kubur, mereka akan mengibas (membuang) tanah yang ada di atas kepala mereka. Mereka semua akan berkata:“Kami bersaksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan kami bersaksi bahawa Muhammad itu Rasulullah. Inilah yang telah dijanjikan oleh Allah Taala serta dibenarkan oleh para rasul.” Ibnu Abbas ra berkata: “Orang yang pertama dibangkitkan dari kubur di hari kiamat ialah Muhammad SAW. Jibril as akan datang kepadanya bersama seekor Buraq. Israfil pula datang dengan membawa bersama bendera dan mahkota. Izrail pula datang dengan membawa bersamanya pakaian-pakaian syurga.”Jibril as akan menyeru: “Wahai dunia! Di mana kubur Muhammad SAW?” Bumi akan berkata: “Sesungguhnya, Tuhanku telah menjadikan aku hancur. Telah hilang segala lingkaran, tanda dan gunung-ganangku. Aku tidak tahu dimana kubur Muhammad SAW.”Rasulullah SAW bersabda:“Lalu diangkatkan tiang-tiang dari cahaya dari kubur Nabi Muhammad SAW ke awan langit. Maka, empat malaikat berada di atas kubur.”Israfil bersuara: “Wahai roh yang baik! Kembalilah ke tubuh yang baik!” Maka, kubur terbelah dua. Pada seruan yang kedua pula, kubur mula terbongkar. Pada seruan yang ketiga, ketika Rasulullah SAW berdiri, baginda SAW telah membuang tanah di atas kepala dan janggut baginda SAW. Baginda SAW melihat kanan dan kiri. Baginda SAW dapati, tiada lagi bangunan.Baginda SAW menangis sehingga mengalir air matanya ke pipi. Jibril as berkata kepadanya: “Bangun wahai Muhammad! Sesungguhnya kamu di sisi Allah Taala di tempat yang luas.” Baginda SAW bertanya, “Kekasihku Jibril! Hari apakah ini?”Jibril as menjawab: “Wahai Muhammad! Janganlah kamu takut! Inilah hari kiamat. Inilah hari kerugian dan penyesalan. Inilah hari pembentangan Allah Taala.” Baginda SAW bersabda: “Kekasihku Jibril! Gembirakanlah aku!”Jibril as berkata: “Apakah yang kamu lihat di hadapanmu?” Baginda SAW bersabda: “Bukan seperti itu pertanyaanku.” Jibril as berkata: “Adakah kamu tidak melihat bendera kepujian yang terpacak di atasmu?” Baginda SAW bersabda: “Bukan itu maksud pertanyaanku. Aku bertanya kepadamu akan umatku. Di mana perjanjian mereka?” Jibril as berkata: “Demi keagungan Tuhanku! Tidak akan terbongkar oleh bumi daripada manusia, sebelummu?” Baginda SAW bersabda: “Nescaya akan, kuatlah pertolongan pada hari ini. Aku akan mensyafaatkan umatku.” Jibril as berkata kepada baginda SAW: “Tungganglah Buraq ini wahai Muhammad SAW dan pergilah ke hadapan Tuhanmu!” Jibril as datang bersama Buraq ke arah Nabi Muhammad SAW. Buraq cuba meronta-ronta.Jibril as berkata kepadanya: “Wahai Buraq! Adakah kamu tidak malu dengan makhluk yang paling baik dicipta oleh Allah Taala? Sudahkah Allah Taala perintahkan kepadamu agar mentaatinya?” Buraq berkata: “Aku tahu semua itu. Akan tetapi, aku ingin dia mensyafaatiku agar memasuki syurga sebelum dia menunggangku.Sesungguhnya, Allah Taala akan datang pada hari ini di dalam keadaan marah. Keadaan yang belum pernah terjadi sebelum ini.” Baginda SAW bersabda kepada Buraq: “Ya! Sekiranya kamu berhajatkan syafaatku, nescaya aku memberi syafaat kepadamu.” Setelah berpuas hati, Buraq membenarkan baginda SAW menunggangnya lalu dia melangkah. Setiap langkahan Buraq sejauh pandangan mata.Apabila Nabi Muhammad SAW berada di Baitul Maqdis di atas bumi dari perak yang putih, malaikat Israfil as menyeru: “Wahai tubuh-tubuh yang telah hancur, tulang-tulang yang telah reput, rambut-rambut yang bertaburan dan urat-urat yang terputus-putus! Bangkitlah kamu dari perut burung, dari perut binatang buas, dari dasar laut dan dari perut bumi ke perhimpunan Tuhan yang Maha Perkasa. Roh-roh telah diletakkan di dalam tanduk atau sangkakala. Di dalamnya ada beberapa tingkat dengan bilangan roh makhluk.Setiap roh, akan didudukkan berada di dalam tingkat. Langit di atas bumi akan menurunkan hujan dari lautan kehidupan akan air yang sangat pekat seperti air mani lelaki. Daripadanya, terbinalah tulang-tulang. Urat-urat memanjang. Daging kulit dan bulu akan tumbuh. Sebahagian mereka akan kekal ke atas sebahagian tubuh tanpa roh.Allah Taala berfirman: “Wahai Israfil! Tiup tanduk atau sangkakala tersebut dan hidupkan mereka dengan izinKu akan penghuni kubur. Sebahagian mereka adalah golongan yang gembira dan suka. Sebahagian dari mereka adalah golongan yang celaka dan derita.” Malaikat Israfil as menjerit: “Wahai roh-roh yang telah hancur! Kembalilah kamu kepada tubuh-tubuh mu. Bangkitlah kamu untuk dikumpulkan di hadapan Tuhan semesta alam.” Allah Taala berfirman: “Demi keagungan dan ketinggianKu! Aku kembalikan setiap roh pada tubuh-tubuhnya!”Apabila roh-roh mendengar sumpah Allah Taala, roh-roh pun keluar untuk mencari jasad mereka. Maka, kembalilah roh pada jasadnya. Bumi pula terbongkar dan mengeluarkan jasad-jasad mereka. Apabila semuanya sedia, masing-masing melihat. Nabi SAW duduk di padang pasir Baitul Maqdis, melihat makhluk-makhluk. Mereka berdiri seperti belalang yang berterbangan. 70 umat berdiri. Umat Nabi Muhammad SAW merupakan satu umat (kumpulan). Nabi SAW berhenti memperhatikan ke arah mereka.Mereka seperti gelombang lautan. Jibril as menyeru: “Wahai sekalian makhluk, datanglah kamu semua ke tempat perhimpunan yang telah disediakan oleh Allah Taala.” Umat-umat datang di dalam keadaan satu-satu kumpulan. Setiap kali Nabi Muhammad SAW berjumpa satu umat, baginda SAW akan bertanya: “Di mana umatku?”Jibril as berkata: “Wahai Muhammad! Umatmu adalah umat yang terakhir.” Apabila nabi Isa as datang, Jibril as menyeru: Tempatmu!” Maka nabi Isa as dan Jibril as menangis. Nabi Muhammad SAW berkata: “Mengapa kamu berdua menangis.” Jibril as berkata: “Bagaimana keadaan umatmu, Muhammad?”Nabi Muhammad bertanya: “Di mana umatku?” Jibril as berkata: “Mereka semua telah datang. Mereka berjalan lambat dan perlahan.” Apabila mendengar cerita demikian, Nabi Muhammad SAW menangis lalu bertanya: “Wahai Jibril! Bagaimana keadaan umatku yang berbuat dosa?” Jibril as berkata: “Lihatlah mereka wahai Muhammad SAW!” Apabila Nabi Muhammad SAW melihat mereka, mereka gembira dan mengucapkan selawat kepada baginda SAW dengan apa yang telah Allah Taala muliakannya. Mereka gembira kerana dapat bertemu dengan baginda SAW. Baginda SAW juga gembira terhadap mereka.Nabi Muhammad SAW bertemu umatnya yang berdosa. Mereka menangis serta memikul beban di atas belakang mereka sambil menyeru: “Wahai Muhammad!” Air mata mereka mengalir di pipi. Orang-orang zalim memikul kezaliman mereka.Nabi Muhammad SAW bersabda: “Wahai umatku.” Mereka berkumpul di sisinya. Umat-umatnya menangis. Ketika mereka di dalam keadaan demikian, terdengar dari arah Allah Taala seruan yang menyeru: “Di mana Jibril?”Jibril as berkata: “Jibril di hadapan Allah, Tuhan semesta alam.” Allah Taala berfirman di dalam keadaan Dia amat mengetahui sesuatu yang tersembunyi: “Di mana umat Muhammad SAW?” Jibril as berkata: “Mereka adalah sebaik umat.”Allah Taala berfirman: “Wahai Jibril! Katakanlah kepada kekasihKu Muhammad SAW bahawa umatnya akan datang untuk ditayangkan di hadapanKu.” Jibril as kembali di dalam keadaan menangis lalu berkata: “Wahai Muhammad! Umatmu telah datang untuk ditayangkan kepada Allah Taala.” Nabi Muhammad SAW berpaling ke arah umatnya lalu berkata: “Sesungguhnya kamu telah dipanggil untuk dihadapkan kepada Allah Taala.” Orang-orang yang berdosa menangis kerana terkejut dan takut akan azab Allah Taala. Nabi Muhammad SAW memimpin mereka sebagaimana pengembala memimpin ternakannya menuju di hadapan Allah Taala.Allah Taala berfirman: “Wahai hambaKu! Dengarkanlah kamu baik-baik kepadaKu tuduhan apa-apa yang telah diperdengarkan bagi kamu dan kamu semua melakukan dosa!” Hamba-hamba Allah Taala terdiam. Allah Taala berfirman: “Hari ini, Kami akan membalas setiap jiwa dengan apa yang telah mereka usahakan. Hari ini, Aku akan memuliakan sesiapa yang mentaatiKu. Dan, Aku akan mengazab sesiapa yang menderhaka terhadapKu. Wahai Jibril! Pergi ke arah Malik, penjaga neraka! Katakanlah kepadanya, bawakan Jahanam!”Jibril pergi berjumpa Malik, penjaga neraka lalu berkata: “Wahai Malik! Allah Taala telah memerintahkanmu agar membawa Jahanam.” Malik bertanya: “Apakah hari ini?”Jibril menjawab: “Hari ini adalah hari kiamat. Hari yang telah ditetapkan untuk membalas setiap jiwa dengan apa yang telah mereka usahakan.” Malik berkata: “Wahai Jibril! Adakah Allah Taala telah mengumpulkan makhluk?” Jibril menjawab: “Ya!” Malik bertanya: “Di mana Muhammad dan umatnya?” Jibril berkata: “Di hadapan Allah Taala!” Malik bertanya lagi: “Bagaimana mereka mampu menahan kesabaran terhadap kepanasan nyalaan Jahanam apabila mereka melintasinya sedangkan mereka semua adalah umat yang lemah?” Jibril berkata: “Aku tidak tahu!” Malik menjerit ke arah neraka dengan sekali jeritan yang menggerunkan.Neraka berdiri di atas tiang-tiangnya. Neraka mempunyai tiang-tiang yang keras, kuat dan panjang. Api dinyalakan sehingga tiada kekal mata seorang dari makhluk melainkan bercucuran air mata mereka (semuanya menangis). Air mata sudah terhenti manakala air mata darah manusia mengambil alih. Kanak-kanak mula beruban rambut. Ibu-ibu yang memikul anaknya mencampakkan mereka.Manusia kelihatan mabuk padahal mereka sebenarnya tidak mabuk. Rasulullah SAW Membela Umatnya Di padang mahsyar orang yang mula-mula berusaha ialah nabi Ibrahim as.Baginda bergantung dengan asap Arsy yang naik lalu menyeru: “TuhanKu dan Penguasaku! Aku adalah khalilMu Ibrahim. Kasihanilah kedudukanku pada hari ini! Aku tidak meminta kejayaan Ishak dan anakku pada hari ini.”Allah Taala berfirman: “Wahai Ibrahim! Adakah kamu melihat Kekasih mengazab kekasihnya.” Nabi Musa as datang. Baginda bergantung dengan asap Arsy yang naik lalu menyeru: “KalamMu. Aku tidak meminta kepadaMu melainkan diriku. Aku tidak meminta saudaraku Harun. Selamatkanlah aku dari kacau bilau Jahanam!” Isa as datang di dalam keadaan menangis.Baginda bergantung dengan Arsy lalu menyeru: “Tuhanku. Penguasaku. Penciptaku! Isa roh Allah. Aku tidak meminta melainkan diriku. Selamatkanlah aku dari kacau bilau Jahanam!” Suara jeritan dan tangisan semakin kuat.Nabi Muhammad SAW menyeru: “Tuhanku. Penguasaku Penghuluku. !Aku tidak meminta untuk diriku. Sesungguhnya aku meminta untuk umatku dariMu!” Ketika itu juga, neraka Jahanam berseru: “Siapakah yang memberi syafaat kepada umatnya?”Neraka pula berseru: “Wahai Tuhanku. Penguasaku dan Penghuluku! Selamatkanlah Muhammad dan umatnya dari seksaannya! Selamatkanlah mereka dari kepanasanku, bara apiku, penyeksaanku dan azabku! Sesungguhnya mereka adalah umat yang lemah. Mereka tidak akan sabar dengan penyeksaan.” Malaikat Zabaniah menolaknya sehingga terdampar di kiri Arsy. Neraka sujud di hadapan Tuhannya.Allah Taala berfirman: “Di mana matahari?” Maka, matahari dibawa mengadap Allah Taala. Ia berhenti di hadapan Allah Taala. Allah Taala berfirman kepadanya: “Kamu! Kamu telah memerintahkan hambaKu untuk sujud kepada kamu?” Matahari menjawab. “Tuhanku! Maha Suci diriMu! Bagaimana aku harus memerintahkan mereka berbuat demikian sedangkan aku adalah hamba yang halus?”Allah Taala berfirman: “Aku percaya!” Allah Taala telah menambahkan cahaya dan kepanasannya sebanyak 70 kali ganda. Ia telah dihampirkan dengan kepala makhluk.” Ibnu Abbas r.h. berkata: “Peluh manusia bertiti dan sehingga mereka berenang di dalamnya. Otak-otak kepala mereka menggeleggak seperti periuk yang sedang panas. Perut mereka menjadi seperti jalan yang sempit. Air mata mengalir seperti air mengalir. Suara ratap umat-umat manusia semakin kuat. Nabi Muhammad SAW lebih-lebih lagi sedih. Air matanya telah hilang dan kering dari pipinya. Sekali, baginda SAW sujud di hadapan Arsy dan sekali lagi, baginda SAW rukuk untuk memberi syafaat bagi umatnya. Para Nabi melihat keluh kesah dan tangisannya.Mereka berkata: “Maha Suci Allah! Hamba yang paling dimuliakan Allah Taala ini begitu mengambil berat, hal keadaan umatnya.Daripada Thabit Al-Bani, daripada Usman Am Nahari berkata: “Pada suatu hari Nabi SAW menemui Fatimah Az-Zahara’ r.h. Baginda SAW dapati, dia sedang menangis.”Baginda SAW bersabda: “Permata hatiku! Apa yang menyebabkan dirimu menangis?” Fatimah menjawab: “Aku teringat akan firman Allah Taala.” “Dan, kami akan mehimpunkan, maka Kami tidak akan mengkhianati walau seorang daripada mereka.”Lalu Nabi SAW pun menangis. Baginda SAW bersabda: “Wahai permata hatiku! Sesungguhnya, aku teringat akan hari yang terlalu dahsyat. Umatku telah dikumpulkan pada hari kiamat dikelilingi dengan perasaan dahaga dan telanjang. Mereka memikul dosa mereka di atas belakang mereka. Air mata mereka mengalir di pipi.” Fatimah r.h. berkata: “Wahai bapaku! Apakah wanita tidak merasa malu terhadap lelaki?”Baginda SAW menjawab: “Wahai Fatimah! Sesungguhnya, hari itu, setiap orang akan sibuk dengan untung nasib dirinya. Adapun aku telah mendengar Firman Allah Taala:” Bagi setiap orang dari mereka, di hari itu atau satu utusan yang melalaikan dia.” ( Abasa: 37) Fatimah ra. bertanya: “Di mana aku hendak mendapatkanmu di hari kiamat nanti, wahai bapaku?” Baginda SAW menjawab: “Kamu akan menjumpaiku di sebuah telaga ketika aku sedang memberi minum umatku.” Fatimah r.h. bertanya lagi: “Sekiranya aku dapati kamu tiada di telaga?”Baginda SAW bersabda: “Kamu akan menjumpaiku di atas Sirat sambil dikelilingi para Nabi. Aku akan menyeru: “Tuhan Kesejahteraan! Tuhan Kesejahteraan! Para malaikat akan menyambut: “Aamiin.”Ketika itu juga, terdengar seruan dari arah Allah Taala lalu berfirman: “Nescaya akan mengikuti kata-katanya pada apa yang kamu sembah.” Setiap umat akan berkumpul dengan sesuatu yang mereka sembah. Ketika itu juga, neraka Jahanam melebarkan tengkuknya lalu menangkap mereka sebagaimana burung mematuk kacang.Apabila seruan dari tengah Arsy kedengaran, maka manusia yang menyembahNya datang beriring. Sebahagian daripada orang yang berdiri di situ berkata: “Kami adalah umat Muhammad SAW!”Allah Taala berfirman kepada mereka: “Mengapa kamu tidak mengikuti orang yang kamu sembah?” Mereka berkata: “Kami tidak menyembah melainkan Tuhan Kami. Dan, kami tidak menyembah selainNya.”Mereka ditanya lagi: “Kami mengenali Tuhan kamu?” Mereka menjawab: “Maha Suci diriNya! Tiada yang kami kenali selainNya.” Apabila ahli neraka dimasukkan ke dalamnya untuk diazab, umat Muhammad SAW mendengar bunyi pukulan dan jeritan penghuni neraka. Lalu malaikat Zabaniah mencela mereka. Mereka berkata: “Marilah kita pergi meminta syafaat kepada Muhammad SAW!”Manusia berpecah kepada tiga kumpulan.1. Kumpulan orang tua yang menjerit-jerit.2. Kumpulan pemuda.3. Wanita yang bersendirian mengelilingi mimbar-mimbar. Mimbar para Nabi didirikan di atas kawasan lapang ketika kiamat.Mereka semua berminat terhadap mimbar Nabi Muhammad SAW. Mimbar Nabi Muhammad SAW terletak berhampiran dengan tempat berlaku kiamat. Ia juga merupakan mimbar yang paling baik, besar dan cantik. Nabi adam as dan isterinya Hawa berada di bawah mimbar Nabi SAW.Hawa melihat ke arah mereka lalu berkata: “Wahai Adam! Ramai dari zuriatmu dari umat Muhammad SAW serta cantik wajah mereka. Mereka menyeru: “Di mana Muhammad?” Mereka berkata: “Kami adalah umat Muhammad SAW. Semua umat telah mengiringi apa yang mereka sembah. Hanya tinggal kami sahaja.Matahari di atas kepala kami. Ia telah membakar kami. Neraka pula, cahaya juga telah membakar kami. Timbangan semakin berat. Oleh itu tolonglah kami agar memohon kepada Allah Taala untuk menghisab kami dengan segera! Sama ada kami akan pergi ke syurga atau neraka.” Nabi Adam as berkata: “Pergilah kamu dariku! Sesungguhnya aku sibuk dengan dosa-dosaku. Aku mendengar firman Allah Taala: Dan dosa Adam terhadap Tuhannya kerana lalai. Mereka pergi berjumpa nabi Nuh as yang telah berumur, umur yang panjang dan sangat sabar. Mereka menghampirinya. Apabila nabi Nuh as melihat mereka, dia berdiri.Pengikut (umat Nabi Muhammad SAW) berkata: “Wahai datuk kami, Nuh! Tolonglah kami terhadap Tuhan kami agar Dia dapat memisahkan di antara kami dan mengutuskan kami dari ahli syurga ke syurga dan ahli neraka ke neraka.” Nabi Nuh as berkata: “Sesungguhnya, aku sibuk dengan kesalahanku. Aku pernah mendoakan agar kaumku dimusnahkan. Aku malu dengan Tuhanku. Pergilah kamu berjumpa Ibrahim kekasih Allah Taala! Mintalah kepadanya agar menolong kamu!

Read more..

12 Barisan di Alam Padang Masyar oleh rasulullah SAW

Motivasi Comment( 1)

12 Barisan di Alam Padang Masyar oleh rasulullah SAW
April 13, 2008
Suatu ketika, Muaz bin Jabal r. a menghadap Rasullullah s. a. w dan bertanya: “Wahai Rasullullah, tolong huraikan kepadaku mengenai firman Allah saw: “Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris” -(Surah an-Naba’:18) Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis hingga basah pakaiannya. Lalu Baginda menjawab:”Wahai Muaz, engkau telah bertanyakan kepada aku, perkara yang amat besar, bahawa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris menjadi 12 barisan, masing-masing dengan pembawaan mereka sendiri. Maka dinyatakan apakah 12 barisan berkenanaan iaitu:
BARISAN PERTAMA Diiringi dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: ” Mereka itu adalah orang-orang yang ketika hidupnya menyakiti hati jirannya, maka ini balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.
BARISAN KEDUA Diiringi dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Allah yang maha pengasih: “Mereka itu adalah orang yang ketika hidupnya meringankan solat, maka inilah balasannya, dan tempat kembalinya adalah neraka.
BARISAN KETIGA Mereka berbentuk keldai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Meraka ini adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka..
BARISAN KEEMPAT Diiringi dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancutan keluar dari mulut mereka. “Mereka ini adalah orang yang berdusta didalam jual beli, maka inilah balasannya, dan tempat mereka adalah neraka..
BARISAN KELIMA Diiringi dari kubur dengan bau busuk daripada bangkai. Ketika itu Allah s. a. w menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka ini adalah orang yang menyembunyikan perlakuan derhaka takut diketahui manusia, tetapi tidak pula rasa takut kepada Allah s. a. w, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.
BARISAN KEENAM Diiringi dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.
BARISAN KETUJUH Diiringi dari kubur tanpa mempunyai lidah dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Meraka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.
BARISAN KELAPAN Diiringi dari kubur dalam keadaan terbalik degan kepala kebawah dan kaki keatas. ” Meraka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.. “BARISAN KESEMBILAN Diiringi dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru , sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. ” Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara haram, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.
BARISAN KESEPULUH Diiringi dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang derhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka..
BARISAN KESEBELAS Diiringi dari kubur mereka dengan berkeadaan buta, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai kedada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai keperut, dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka
BARISAN KEDUA BELAS Mereka diiringi dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal soleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan derhaka, mereka memelihara solat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka bertaubat, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat keampunan, kasih sayang, dan keredhaan Allah yang maha pengasih.

Read more..

Pertolongan Anak terhadap Ortu di akhirat

Motivasi Comment( 6)

  Menurut Hadits Qudsi:
  Allah SWT berfirman pada harui kiamat kepada anak-anak:
  "Masuklah kalian ke dalam surga!"
  Anak-anak itu berkata: "Ya Rabbi (kami menunggu) hingga ayah ibu kami 
masuk."
  Lalu mereka mendekati pintu syurga! tapi tidak mau masuk ke dalamnya. Allah 
berfirman lagi: "Mengapa, Aku lihat mereka enggan masuk? Masuklah kalian 
kedalam surga!"
  Mereka menjawab: "Tetapi (bagaimana) orang tua kami?" Allah pun berfirman: 
"Masuklah kalian ke dalam syurga bersama orang tua kalian."
  (Hadits Qudsi Riwayat Ahmad dari Syurahbil bin Syua’ah yang bersumber dari 
sahabat Nabi SAW)
  

  Istilah "al-wildan" dalam Hadits Qudsi diatas adalah kata jama’, mufradnya 
(kata tunggalnya) adalah "al-walid", artinya anak yang baru dilahirkan, yaitu 
bayi atau anak kecil yang belum akil baligh. Jadi maksudnya ialah anak kecil 
yang meninggal dunia. Hal itu diterangkan dalam Hadits lain yang diriwayatkan 
Ibnul-Atsir sebagai berikut:
  "Anak kecil (yakni yang meninggal dunia selagi kanak-kanak atau keguguran), 
masuk syurga."
  

  Maksud hadits diatas, termasuk salah satu di antara rentetan peristiwa yang 
terjadi pada hari kiamat di padang masyar. Gambaran ringkas dari 
peristiwa-peristiwa itu adalah sebagai berikut:
  1. Setiap orang dibangkitkan dari kuburannya masing-masing
  2. Masing-masing digiringkan oleh malaikat Zabaniah kepadang Masyar. Setelah 
itu mereka dikelilingi oleh hewan-hewan dan apa saja yang ada sangkut pautnya 
dengan mereka. Juga dikelilingi oleh malaikat langit masing-masing tingkatan.
  3. Matahari diciptakan kembali dan diletakkan di atas mereka pada jarak satu 
mil, sehingga mereka selain berdesak-desakan dn berjubel-jubel (kaki diinjak 
oleh seribu kaki-kaki diatasnya), juga dibakar oleh panasnya matahari, 
berkeringat, lapar, haus dahaga tidak terperikan siksanya.
  4. Ketika mereka mengalami lapar dan haus itulah anak-anak yang tadinya 
meninggal selagi masih kecil dan dilepas oleh orang tuanya dengan sabar dan 
tawakal, datang kepada orang tuanya masing-masing dengan membawa segelas air 
untuk diminum, dan apabila sudah diminum, tidak akan lapar dan dahaga lagi 
selama di alam Masyar itu. Demikian menurut beberapa Hadits.
  5. Mulai hisab dengan menerima buku catatan harian masing-masing yang selama 
hidupnya dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid.
  6. Dilakukan mizan (penilaian timbangan) terhadap segala macam amalan setiap 
orang, kecuali orang-orang masuk surga tanpa hisab.
  7. Meniti shirat yang harus dilalui oleh keseluruhan yang ada di padang 
Masyar itu. Meniti shirat yang kedua bagi mereka yang telah selamat meniti 
shirat yang pertama.
  8. Mana yang sudah bersih benar baru diidzinkan masuk syurga.
  
  Pada saat itulah Allah memerintahkan kepada anak-anak (yang tadinya 
meninggal dunia selagi belum akil baligh) untuk memasuki surga. Tetapi mereka 
memohon syafa’at (pertolongan) kepada Allah agar kiranya dapat masuk surga 
bersama orang tua mereka. Memang mereka juga penuhi perintah Allah, untuk 
datang mendekati pintu syurga, tapi masih belum mau memasukinya, sehingga 
Allah Yang Maha Mengetahui bertanya lagi: "Mengapa Aku lihat anak-anak itu 
masih saja belum masuk syurga? Masuklah kalian ke dalam syurga itu". Pada 
saat itu mereka mengulangi permohonannya bagi orang tua mereka. "Kami belum 
mau masuk, sebelum orang tua kami yang menjadi asal pokok kami, dan ibu-ibu 
kami yang telah mengandung kami sembilan bulan dan kemudian membesarkan kami 
masuk juga bersama kami".
  Demikianlah mereka berhenti dekat pintu surga, menunggu keputusan Allah SWT 
dengan penuh harapan. 
  Akhirnya putusan yang dinanti-nantikan itu datang dengan segera, dengan 
firman Allah Yang Maha Mengetahui: "Masuklah kalian ke dalam surga bersama 
orang tua kalian".
  Penegasan ini oleh Allah kira-kira dimaksudkan untuk menampakkan betapa 
besar keutamaan anak-anak dan betapa besar pula pengaruh ridla qadla’ dan 
qadar Allah, sabar dan puji syukur kehadirat Nya.
  

  (Sumber: Hadits Qudsi, KH.M. Ali Usman dkk, CV. Diponegoro Bandung, 1984)


  Menurut Hadits Qudsi:
  Allah SWT berfirman pada harui kiamat kepada anak-anak:
  "Masuklah kalian ke dalam surga!"
  Anak-anak itu berkata: "Ya Rabbi (kami menunggu) hingga ayah ibu kami 
masuk."
  Lalu mereka mendekati pintu syurga! tapi tidak mau masuk ke dalamnya. Allah 
berfirman lagi: "Mengapa, Aku lihat mereka enggan masuk? Masuklah kalian 
kedalam surga!"
  Mereka menjawab: "Tetapi (bagaimana) orang tua kami?" Allah pun berfirman: 
"Masuklah kalian ke dalam syurga bersama orang tua kalian."
  (Hadits Qudsi Riwayat Ahmad dari Syurahbil bin Syua’ah yang bersumber dari 
sahabat Nabi SAW)
  

  Istilah "al-wildan" dalam Hadits Qudsi diatas adalah kata jama’, mufradnya 
(kata tunggalnya) adalah "al-walid", artinya anak yang baru dilahirkan, yaitu 
bayi atau anak kecil yang belum akil baligh. Jadi maksudnya ialah anak kecil 
yang meninggal dunia. Hal itu diterangkan dalam Hadits lain yang diriwayatkan 
Ibnul-Atsir sebagai berikut:
  "Anak kecil (yakni yang meninggal dunia selagi kanak-kanak atau keguguran), 
masuk syurga."
  

  Maksud hadits diatas, termasuk salah satu di antara rentetan peristiwa yang 
terjadi pada hari kiamat di padang masyar. Gambaran ringkas dari 
peristiwa-peristiwa itu adalah sebagai berikut:
  1. Setiap orang dibangkitkan dari kuburannya masing-masing
  2. Masing-masing digiringkan oleh malaikat Zabaniah kepadang Masyar. Setelah 
itu mereka dikelilingi oleh hewan-hewan dan apa saja yang ada sangkut pautnya 
dengan mereka. Juga dikelilingi oleh malaikat langit masing-masing tingkatan.
  3. Matahari diciptakan kembali dan diletakkan di atas mereka pada jarak satu 
mil, sehingga mereka selain berdesak-desakan dn berjubel-jubel (kaki diinjak 
oleh seribu kaki-kaki diatasnya), juga dibakar oleh panasnya matahari, 
berkeringat, lapar, haus dahaga tidak terperikan siksanya.
  4. Ketika mereka mengalami lapar dan haus itulah anak-anak yang tadinya 
meninggal selagi masih kecil dan dilepas oleh orang tuanya dengan sabar dan 
tawakal, datang kepada orang tuanya masing-masing dengan membawa segelas air 
untuk diminum, dan apabila sudah diminum, tidak akan lapar dan dahaga lagi 
selama di alam Masyar itu. Demikian menurut beberapa Hadits.
  5. Mulai hisab dengan menerima buku catatan harian masing-masing yang selama 
hidupnya dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid.
  6. Dilakukan mizan (penilaian timbangan) terhadap segala macam amalan setiap 
orang, kecuali orang-orang masuk surga tanpa hisab.
  7. Meniti shirat yang harus dilalui oleh keseluruhan yang ada di padang 
Masyar itu. Meniti shirat yang kedua bagi mereka yang telah selamat meniti 
shirat yang pertama.
  8. Mana yang sudah bersih benar baru diidzinkan masuk syurga.
  
  Pada saat itulah Allah memerintahkan kepada anak-anak (yang tadinya 
meninggal dunia selagi belum akil baligh) untuk memasuki surga. Tetapi mereka 
memohon syafa’at (pertolongan) kepada Allah agar kiranya dapat masuk surga 
bersama orang tua mereka. Memang mereka juga penuhi perintah Allah, untuk 
datang mendekati pintu syurga, tapi masih belum mau memasukinya, sehingga 
Allah Yang Maha Mengetahui bertanya lagi: "Mengapa Aku lihat anak-anak itu 
masih saja belum masuk syurga? Masuklah kalian ke dalam syurga itu". Pada 
saat itu mereka mengulangi permohonannya bagi orang tua mereka. "Kami belum 
mau masuk, sebelum orang tua kami yang menjadi asal pokok kami, dan ibu-ibu 
kami yang telah mengandung kami sembilan bulan dan kemudian membesarkan kami 
masuk juga bersama kami".
  Demikianlah mereka berhenti dekat pintu surga, menunggu keputusan Allah SWT 
dengan penuh harapan. 
  Akhirnya putusan yang dinanti-nantikan itu datang dengan segera, dengan 
firman Allah Yang Maha Mengetahui: "Masuklah kalian ke dalam surga bersama 
orang tua kalian".
  Penegasan ini oleh Allah kira-kira dimaksudkan untuk menampakkan betapa 
besar keutamaan anak-anak dan betapa besar pula pengaruh ridla qadla’ dan 
qadar Allah, sabar dan puji syukur kehadirat Nya.
  

  (Sumber: Hadits Qudsi, KH.M. Ali Usman dkk, CV. Diponegoro Bandung, 1984)

Read more..

Ketika

Motivasi Comment( 3)

KETIKA MENCARI CALON
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis,
tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu,tetapi menikah di hadapan Allah

KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa’kan anda, kerana anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI kerana
menyia-nyiakan do’a mereka.

KETIKA MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sedarilah bahawa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan
bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan
duri.

KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA GOYANG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru
semakin erat berpegang tangan

KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.
Cintailah isteri atau suami anda 100%

KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK.
Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda,tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.

KETIKA EKONOMI KELUARGA MERUDUM
Yakinlah bahawa pintu rezeki akan terbuka lebar berbanding lurus
dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.

KETIKA EKONOMI BERKEMBANG
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi
kita semasa menderita

KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk
bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri memerlukan
pertolongan Anda.



KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemalai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahawa orang tua yang baik adalah orang
tua yang tidak pernah marah kepada anak,kerana orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak ....

KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahawa tidak ada seorang anakpun yang tidak mahu bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

KETIKA ADA PIL.
Jangan diminum, cukuplah suami, isteri sebagai ubat.

KETIKA INGIN AMAN DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K
1 Ketaqwaan
2 Kasih sayang
3 Kesetiaan
4 Komunikasi dialogis
5 Keterbukaan
6 Kejujuran
7 Kesabaran

Read more..

Rasulullah Lihat Rahsia Di Syurga

Motivasi Comment( 1)

Rasulullah Lihat Rahsia Di Syurga


JIKA Allah mencipta neraka sebagai tempat hukuman bagi segala dosa insan, syurga pula dijanjikan bagi mereka yang diredai-Nya.

Bagi menyampaikannya kepada umat manusia, Allah memperlihatkan Rasulullah SAW keadaan di syurga ketika baginda dalam perjalanan Israk Mikraj. Ketika memasuki syurga, baginda yang diiringi Jibril, melihat sesuatu yang menjadi suatu rahsia buat setiap insan.

Rasulullah melihat beberapa kubah lu’lu’ yang ternganga dengan tulisan di pintu syurga “Sedekah itu adalah 10 kali ganda dan memberi hutang itu 18 kali ganda.”Rasulullah SAW yang hairan dengan kenyataan bahawa memberi hutang itu lebih besar daripada bersedekah, bertanyakan Jibril. Jawab Jibril: “Orang yang meminta itu kadang-kadang dia sudah pun mempunyai barang itu, sedangkan orang yang berhutang itu tiada mempunyai apa-apa, maka terpaksa berhutang untuk mendapatkannya, atau dengan kata lain dia berhutang kerana benar-benar berhajat."

Kemudian Rasulullah SAW berjumpa sebatang sungai susu yang tiada berubah rasanya dan sebatang sungai arak yang lazat dan sebatang sungai madu yang jernih. Di situ ada juga buah delima dan segala macam buah kayu. Selepas itu, keluar daripadanya pakaian penghuni syurga dan kemudian keluar burung yang bentuknya seperti unta. Rasulullah SAW terlihat pula telaga Al-Kausar. Dalamnya ada 70,000 fursah yang airnya mengalir di atas batu yakut dan zabarjad. Di tepinya ada lu’lu’ yang besar, airnya mengalir masuk ke kolah Rasulullah. Timbanya seperti bintang di langit dijadikan daripada emas dan perak serta tanahnya daripada kasturi yang amat harum. Kemudian keluarlah Rasulullah SAW dari syurga itu. Diriwayatkan, di dalam syurga mengalir beberapa sungai yang airnya datang dari sumber mata air Sungai Firdaus dan ada beberapa sungai yang namanya diberi sesuai dengan sifat airnya seperti Sungai Air Jernih, Sungai Susu dan Sungai Madu.

Al-Quran juga ada menyebut mengenai rumah atau mahligai di syurga. Riwayat Haizh Abubakar Al-Ajri daripada Imran Hashim dan Abi Hurairah menyebut: “Bahawa mahligai-mahligai di syurga tercipta dari Lu’Lu’ dan pada tiap-tiap mahligai itu ada 70 kampung dari yaqut yang merah, pada tiap-tiap kampung ada 70 rumah daripada zamrud hijau.” Mengenai tumbuhan pula, digambarkan bahawa batang pokok dibuat daripada emas dan nikmat buahnya tidak dapat digambarkan oleh manusia.

Ada pokok yang dinamakan Sidratul Muntaha yang jauh tempat yang dinaungi oleh pokok itu adalah 70 tahun dengan menaiki kuda dan lebar daunnya mampu menutup sesuatu umat, setiap daun ada malaikat dan berwarna-warni adakala bertukar jadi intan baiduri. Fungsi bidadari pula adalah untuk menghibur dan melayani serta menjadi jodoh (isteri) lelaki mukmin ahli syurga dan keadaan bidadari itu digambarkan dalam al-Quran: “Dan akan melayani atau menghibur mereka bidadari yang seperti mutiara tersimpan (molek dan cantik). Dan kami jodohkan mereka dengan bidadari.”

Read more..

ADAT WALIMATUL URUS YANG HARAM

Motivasi Comment( 2)

ADAT WALIMATUL URUS YANG HARAM
 

Pengamalan adat nikah gantung adalah orang yang bertanggungjawab mengharamkan yang halal. Mengikut apa yang telah ditetapkan oleh syariat Islam bila mana ijabkabul dilafaskan dan disahkan, maka jadilah lelaki dan perempuan itu sebagai suami isteri yang sah, maka halallah bagi mereka apa yang diharamkan sebelum ini seperti persetubuhan dan sebagainya dan masing-masing mempunyai kewajipan dan tanggungjawab yang mesti dilaksanakan seperti nafkah dan sebagainya termasuk nafkah batin. Ketahuilah bahawa mengharamkan yang halal sama dengan syirik.

Dalam soal upacara bersanding, telah sepakat ulama mutaakhirin bahawa hukum bersanding itu adalah “HARAM”. Walau bagaimanapun para ulama berbeza-beza di dalam mengutarakan sebab atau mengapa bersanding itu haram.

Ada ulama mengatakan sebab bersanding itu haram kerana pekerjaan tersebut adalah merupakan satu pekerjaan bidaah (satu perkara yang diada-adakan) iaitu pekerjaan yang tidak pernah dilakukan di zamanRasulullah saw mahupun di zaman para sahabat. Firman Allah swt yang bermaksud:

“Dan kerjakanlah segala apa yang didatang Rasul, serta hentikanlah segala apa yang dilarangnya.”

Dalam pada itu, ada juga pendapat ulama mengatakan bahawa bersanding itu haram disebabkan terdapat beberapa perbuatan yang melanggar batas-batas syarak seperti pakaian yang mendedahkan aurat, percampuran antara lelaki dan wanita yang bukan muhram,pembaziran, memakai bau-bauan dan sebagainya.

Perbelanjaan untuk membuat pelamin sekurang-kurangnya ratusan ringgit, bahkan adakalanya sehingga ribuan ringgit dihabiskan. Ini merupakan pekerjaan yang membazir. Firman Allah swt yang bermaksud:

“Sesungguhnya pembazir-pembazir itu adalah saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat kufur kepada Tuhannya.”

Pendedahan aurat berlaku berleluasa di majlis tersebut, terutamanya pengantin perempuan. Rasulullah saw bersabda:

“Ada empat golongan perempuan di dalam neraka;Perempuan yang tidak menutup dirinya (auratnya)daripada lelaki bukan muhram dan keluar daripada rumahnya dengan melawa-lawa;…… perempuan yang bersifatdengan sifat-sifat demikian ini adalah dilaknat,menjadi ahli neraka kecuali mereka bertaubat.”

Sebuah hadis Rasulullah saw lagi:

“Mana-mana perempuan yang memakai bau-bauan kemudian ia keluar lantas melintasi suatu kaum lelaki (bukan muhram) agar mereka tercium bau harumnya, maka ia adalah penzina, dan tiap-tiap mata yang memandang itu zina.”

Manakala ulama lain pula berpendapat bersanding merupakan satu yang jelas haram kerana ia adalah warisan, ikutan dari amalan masyarakat Hindu dari zaman berzaman. Sedangkan kita umat Islam adalah dilarang untuk mengikut amalan orang kafir. Islam menyuruh umatnya menjadi satu umat yang berbeza dari lain-lain umat sama ada dalam adatnya, dalam iktiqadnya,dalam pakaiannya dan lain-lain.

Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiap menyerupai sesuatu kaum maka dia adalah dari golongan mereka.”

Rasulullah saw. bersabda:

“Bukan dari golongan kita umat Islam barangsiapa menyerupai kaum yang lain daripada kita.”

Read more..

Situasi Di Padang Masyar

Motivasi Comment( 0)

Di Padang Masyar suasananya sangat panas terik, dikatakan jarak matahari kira-kira satu jengkal dari kepala. Umat Nabi Muhammad s.a.w. menjadi orang sekaligus pemimpin yang meminta agar dipercepatkan perbicaraan karena khawatir tidak tahan panas di sana.

Umat Nabi Muhammad yang lalai pun mencari bantuan kesegala arah untuk dapat mendapatkan syafa’at.

Mereka pada mulanya menemui Nabi Adam. Namun Nabi Adam a.s. tidak dapat membantu karena dia telah melakukan satu kesalahan yaitu memakan buah khuldi walaupun Allah telah memberikan peringatan kepadanya. Nabi Adam a.s. pun berkata:

Pergilah kamu dariku! Sesungguhnya aku sibuk dengan dosa-dosaku. Aku mendengar firman Allah Taala: Dan dosa Adam terhadap Tuhannya kerana lalai.

Mereka pun berpaling daripadanya dan menemui nabi Nuh a.s., Apabila nabi Nuh as melihat mereka, dia berdiri.

Pengikut (umat Nabi Muhammad SAW) berkata:

“Wahai nabi kami, Nuh! Tolonglah kami terhadap Tuhan kami agar Dia dapat memisahkan di antara kami dan mengutuskan kami dari ahli syurga ke syurga dan ahli neraka ke neraka.”

Nabi Nuh as berkata:

“Sesungguhnya, aku sibuk dengan kesalahanku. Aku pernah mendoakan agar kaumku dimusnahkan. Aku malu dengan Tuhanku."

"Pergilah kamu berjumpa Ibrahim kekasih Allah Taala! Mintalah kepadanya agar menolong kamu!”

Mereka berpaling daripadanya, dan menjumpai Nabi Ibrahim. akan tetapi, nabi ibrahim menolak untuk memberikan syafa’at seraya berkata:

“Sesungguhnya aku pernah berbohong di dalam usiaku sebanyak tiga pembohongan di dalam Islam. Aku takut dengan Tuhanku. Pergilah kamu berjumpa Musa as! Mintalah pertolongan darinya!”

Mereka pun menjumpai nabi Musa a.s., Nabi Musa pun menolak mereka seraya berkata:

“Aku sibuk dengan kesalahanku. Aku pernah membunuh seorang jiwa tanpa hak. Aku membunuhnya bukan dari kemahuanku sendiri. Aku dapati dia melampaui batas terhadap seorang lelaki Islam. Aku ingin memukulnya. Aku terperanjat kerana menyakitinya lalu menumbuk lelaki tersebut. Ia jatuh lalu mati. Aku takut terhadap tuntutan dosaku. Pergilah kamu berjumpa Isa as!”

Hal yang sama dikatakan oleh nabi Isa a.s.:

“Sesungguhnya Allah Taala telah melaknat orang-orang Kristian. Mereka telah mengambil aku, ibuku sebagai dua Tuhan selain Allah Taala. Hari ini, aku malu untuk bertanya kepadaNya mengenai ibuku Maryam.”
Mariam, Asiah, Khadijah dan Fatimah Az-Zahra’ sedang duduk. Ketika Mariam melihat umat Nabi Muhammad SAW dia berkata: “Ini umat Nabi Muhammad SAW. Mereka telah sesat dari Nabi mereka.”

Suara Maryam, telah didengari oleh Nabi Muhammad SAW, Nabi Adam a.s. berkata kepada nabi Muhammad SAW. “Ini umatmu, wahai Muhammad! Mereka berkeliling mencarimu untuk meminta syafaat kepada Allah Taala.”

Nabi Muhammad SAW menjerit dari atas mimbar lalu bersabda: “Marilah kepadaku, wahai umatku! Wahai sesiapa yang beriman dan tidak melihatku. Aku tidak pernah lari dari kamu melainkan aku sentiasa memohon kepada Allah Taala untukmu!”

Umat Nabi Muhammad SAW berkumpul di sisinya.

Terdengar suara seruan: “Wahai Adam! Ke marilah kepada Tuhanmu!”

Nabi Adam as berkata: “Wahai Muhammad! Tuhanku telah memanggilku. Moga-moga Dia akan meminta kepadaku.”

Nabi Adam as pergi menemui Allah Taala. Allah Taala berfirman kepadanya: “Wahai Adam! Bangunlah dan hantarkan anak-anakmu ke neraka!”

Nabi Adam as bertanya: “Berapa banyak dari mereka untukku kirimkan?”

Allah Taala berfirman: Setiap seribu orang, kamu antarkan seorang ke syurga, 999 orang ke neraka.”

Allah Taala berfirman lagi:

“Wahai Adam! Sekiranya Aku tidak melaknat orang yang berdusta dan Aku haramkan pembohongan, niscaya Aku akan mengasihi anakmu keseluruhannya. Akan, tetapi, Aku telah janjikan syurga bagi orang yang mentaati-Ku Neraka pula bagi orang yang mendurhakaiKu Aku tidak akan memungkiri janji Wahai Adam! Berhentilah di sisi Mizan (timbangan). Sesiapa yang mempunyai berat pada kebaikannya daripada dosanya walaupun seberat biji sawi, bawalah dia untuk memasuki syurga tanpa perlu berunding denganKu! Sesungguhnya Aku telah menjadikan bagi mereka, satu kejahatan dengan satu dosa. Manakala satu kebaikan dengan sepuluh pahala agar memberitahu mereka bahwa, sesungguhnya Aku tidak akan memasukkan mereka ke dalam neraka melainkan setiap yang kembali akan dikembalikan dengan dosa bagi orang yang melampaui batas.”

Nabi Adam as berkata: “Tuhanku! Penguasaku! Engkau lebih utama bagi menghisab berbanding aku. Hamba itu adalah hambaMu dan Engkau Maha Mengetahui sesuatu yang ghaib!”

Umat Muhammad SAW dalam perjalanan as-sirat

Allah Taala menyeru: “Wahai Muhammad! Bawalah umatmu untuk dihisab dan lintaskan mereka di atas Sirat yang dilebarkan. Panjangnya sejauh 500 tahun perjalanan.”

Malaikat Malik berdiri di pintunya (neraka). Dia menyeru: “Wahai Muhammad! Sesiapa yang datang dari umatmu dan bersamanya ada Rahmat dari Allah Taala, maka dia akan terselamat. Sekiranya sebaliknya maka, dia akan terjatuh di dalam neraka. Wahai Muhammad! Katakan kepada orang yang diringankan agar berlari! Katakan kepada orang yang diberatkan agar berjalan!”

Nabi Muhammad SAW bersabda kepada malaikat Malik: “Wahai Malik! Dengan kebenaran Allah Taala ke atasmu, palingkanlah wajahmu dari umatku sehingga mereka dapat melewatinya! Jika tidak, hati mereka akan gementar apabila melihatmu.”

Malaikat Malik memalingkan mukanya dari umat Nabi Muhammad SAW. Umat Nabi Muhammad SAW telah di pecahkan kepada sepuluh kumpulan. Nabi Muhammad SAW mendahului mereka lalu bersabda kepada umatnya: “Ikutlah aku wahai umatku di atas Sirat ini!”

Kumpulan pertama berhasil melintasi seperti kilat yang memancar.
Kumpulan kedua melintasi seperti angin yang kencang. Kumpulan ketiga melintasi seperti kuda yang baik.
Kumpulan keempat seperti burung yang pantas.
Kumpulan kelima berlari. Kumpulan keenam berjalan.
Kumpulan ketujuh berdiri dan duduk kerana mereka dahaga dan penat. Dosa-dosa terpikul di atas belakang mereka.

Nabi Muhammad SAW berhenti di atas Sirat. Setiap kali, baginda SAW melihat seorang dari umatnya bergayut di atas Sirat, baginda SAW akan menarik tangannya dan membangunkan dia kembali. Kumpulan kelapan menarik muka-muka mereka dengan rantai kerana terlalu banyak kesalahan dan dosa mereka. Bagi yang buruk, mereka akan menyeru: “Wahai Muhammad SAW!”

Nabi Muhammad SAW berkata: “Tuhan! Selamatkan mereka! Tuhan! Selamatkan mereka!

Kumpulan ke sembilan dan ke sepuluh tertinggal di atas Sirat. Mereka tidak diizinkan untuk menyeberang. Dikatakan bahawa, di pintu syurga, ada pokok yang mempunyai banyak dahan. Bilangan dahannya tidak terhitung melainkan Allah Taala saja yang mengetahui. Di atasnya ada anak-anak yang telah mati semasa di dunia ketika umur mereka dua bulan, kurang dan lebih sebelum mereka baligh.

Apabila mereka melihat ibu dan bapak mereka, mereka menyambutnya dan mengiringi mereka memasuki syurga. Mereka memberikan gelas-gelas dan cerek serta pakaian dari sutera. Mereka memberi ibu dan bapak mereka minum kerana kehausan kiamat. Mereka memasuki syurga bersama-sama.

Hanya tinggal, anak-anak yang belum melihat ibu dan bapak mereka. Suara tangisan mereka semakin nyaring.

Mereka berkata: “Aku mengharamkan syurga bagi diriku sehingga aku melihat bapa dan ibuku.”

Anak-anak yang belum melihat ibu dan bapak mereka telah berkumpul.

Mereka berkata: “Kami masih di dalam keadaan yatim di sini dan di dunia.”

Malaikat berkata kepada mereka: “Bapak-bapak dan ibu-ibu kamu terlalu berat dosa mereka. Mereka tidak diterima oleh syurga akibat dosa mereka.”

Mereka terus menangis malah lebih kuat dari sebelumnya lalu berkata: “Kami akan duduk di pintu syurga semoga Allah Taala mengampuninya dan menyatukan kami dengan mereka.”

Demikianlah! Orang yang melakukan dosa besar akan dikurung di tempat pembalasan yang pertama oleh mereka iaitu Sirat. Ia dipanggil “Tempat Teropong.” Kaki-kaki mereka akan tergantung di Sirat.

Nabi Muhammad SAW melintasi Sirat bersama orang-orang yang soleh di kalangan yang terdahulu dan orang yang taat selepasnya. Di hadapannya, ada bendera-bendera yang berkibaran. Bendera yang terpuji berada di atas kepalanya.

Apabila bendera baginda menghampiri pintu syurga, anak-anak akan meninggikan tangisan mereka.

Rasulullah SAW bersabda:
“Apa yang terjadi pada anak-anak ini?”
Malaikat menjawab: “Mereka menangis kerana berpisah dengan bapak dan ibu mereka. “
Nabi SAW bersabda: “Aku akan menyelidiki khabar mereka dan aku akan memberi syafaat kepada mereka, Insya Allah.”

Nabi Muhammad SAW memasuki syurga bersama umatnya yang berada di belakang. Setiap kaum akan kekal didalam rumah-rumah mereka. Kita memohon kepada Allah Taala agar memasukkan kita di dalam keutamaan ini dan menjadikan kita sebahagian daripada mereka. Amin

sumber
http://myquran.org/forum/index.php/topic,45011.0.html

Read more..

kelebihan-sembahyang-terawih

Motivasi Comment( 0)

Apakah kelebihan Sembahyaag Terawih? Mungkin ramai yg sudah tahu atau pun yg belom tahu. Oleh demikian sy dgn seikhlas hati ingin mengonsinya. Mudahan2 kita dpt merebutkn peluang ini. Jgn siakn. Mana tahu dpt kita tidak dpt berjumpa dgn bulan yg MULIA ini :D



~ Malam 1



Telah keluar org mukmin daripada dosanya pada malam pertama seperti mana ia baru lahir dengan lain perkataan dosanya di ampunkn oleh ALLAH.



~Malam 2



Diampunkn dosa org yg sembahyang terawih serta kedua ibubapanya sekiranya kedua mereka org yg beriman.



~Malam 3



Berseru Malaikat di bwh Arash supaya meneruskan kami akan sembahyang Terawih berikutnya semoga ALLAH mengampunkan dosa engkau



~ Malam 4



Dpt pahala ia sebagaimana pahala org yg membaca kitab2 Taurat, Injil, Zabur & Al- Quran



~ Malam 5



Allah kurniakn baginya pahala seumpama org yg sembahyang di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjid Al-Aqsa.



~ Malam 6



Allah S.W.T beri kepadanya beri kepadanya pahala Malaikat2 yg tawaf di Baitul Makmur, 70 ribu Malaikat sekali tawaf serta setiap batu2 & tanah2 mendoakn supaya ALLAH S.W.T mengampunkn dosa org yg mengerjakn sembahyang Terawih pada malam ini.



~ Malam 7



Seolah-olah ia dpt bertemu dgn Nabi Musa A.S menentang musuh ketatnya iaitu Fir’ aun & Hamman



~ Malam 8



ALLAH S.W.T mengurniakn pahala kepada nya seperti telah dikurniakn kepada Nabi Ibrahim A.S



~Malam 9



Seolah -olah ia menyembah Allah seperti Nabi Ibrahim A.S menyembah ALLAH ( iaitu dinaikkan mutu ibadat hambaNYA)



~Malam 10



ALLAH Mengurniakn kepadanya kebaikan di dunia & Akhirat



~ Malam 11



Keluar ia daripada dunia ( mati) bersih daripada dosa seperti ia baru lahir



~Malam 12



Dtg ia pada hari kiamat dgn muka yg bercahaya ( iaitu cahaya ibadat)



~ Malam 13



Dtg ia pada hari kiamat dlm aman sentosa daripada tiap2 kejhtan & keburukn.



~ Malam 14



Dtg malaikat menyaksikan ia bersembahyang serta tiada ALLAH menyesatkannya pada hari Akhirat.



~ Malam 15



Semua malaikat yg menanggug Arash Kursi berselawat & mendoakn atasnya supaya ALLAH mengampunkannya.



~ Malam 16



ALLAH tuliskan baginya lepas daripada neraka & dimaksukan ke dlm syurga.



~Malam 17



Di beri pahala sebnyk pahala NAbi2.



~ Malam 18



Hai hamba ALLAH, sesungguhnya ALlah telah redha kpd engkau & ibubapa engkau ( yg masih hidup atau mati)



~ Malam 19



ALLAH tingkatakn serta tinggikn darjatnya di dlm syurga



~ Malam 20



Diberi kpdnya pahala sekalian mereka yg mati syahid & org2 shaalihin



~ Malam 21



ALLAH binakn sebuah istana di dlm syurga daripada NUR



~Malam 22



Dtg ia pada hari kiamat aman dariapda tiap2 dukacita & kerisauan ( tidaklah dlm keadaan huru hara di padang masyar)



~ Malam 23



ALLAH binakn ia sebuah bandar di dlm syurga



~ Malam 24



ALLAH berikn peluang akan 24 do’a yg mustajab ( elok skelai berdo’a di kala sujud)



~ Malam 25



ALLAH TA’ALA angkatkan daripada siksaan kubur



~Malam 26



Memberi ia pahala ibadat 40 thn



~ Malam 27



Melintas atas titian Hari kiamat seperti kilat yg menyambar



~ Malam 28



ALLAH angkatkn darjatnya 1000 darjat di akhirat



~ Malam 29



ALLAH kurniakn pahala 1000 kali haji yg mabrur



~ Malam 30



Hai, hamba ku, makanlah segala jenis buah yg kau hendak makan di dlm syurga & mandilah engkau daripada air syurga yg bernnama ’SALSABIL’ & minumlah air daripada telaga nabi yg bernama ’KAUSAR’

Read more..

Siksa Kubur

Motivasi Comment( 0)

 KUBUR BERKATA SEWAKTU  JENAZAH FATIMAH AZ-ZAHRA HENDA DIKEBUMIKAN
 Dikisahkan bahawa sewaktu Fatimah r.a. meninggal dunia maka jenazahnya telah diusung oleh 4 orang, antara :-
1. Ali bin Abi Talib (suami Fatimah r.a)
2. Hasan (anak Fatima r.a)
3. Husin (anak Faimah r.a)
4. Abu Dzafrrin Al-Ghifary r.a
Sewaktu jenazah Fatimah r.a diletakkan di tepi kubur maka Abu Dzafrrin Al-Ghifary r.a berkata kepada kubur, "Wahai kubur, tahukah kamu jenazah siapakah yang kami bawakan kepada kamu ? Jenazah yang kami bawa ini adalah Siti Fatimah az-Zahra, anak Rasulullah S.A.W." Maka berkata kubur, "Aku bukannya tempat bagi mereka yang berdarjat atau orang yang bernasab, adapun aku adalah tempat amal soleh, orang yang banyak amalnya maka dia akan selamat dariku, tetapi kalau orang itu tidak beramal soleh maka dia tidak akan terlepas dari aku (akan aku layan dia dengan seburuk-buruknya)."
Abu Laits as-Samarqandi berkata kalau seseorang itu hendak selamat dari siksa kubur hendaklah melazimkan empat perkara semuanya :-
1. Hendaklah ia menjaga solatnya
2. Hendaklah dia bersedekah
3. Hendaklah dia membaca al-Qur’an
4. Hendaklah dia memperbanyakkan membaca tasbih kerana dengan memperbanyakkan membaca tasbih, ia akan dapat menyinari kubur dan melapangkannya.
Adapun empat perkara yang harus dijauhi ialah :-
1. Jangan berdusta
2. Jangan mengkhianat
3. Jangan mengadu-domba (jangan suka mencucuk sana cucuk sini)
4. Jangan kencing sambil berdiri
Rasulullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud, "Bersucilah kamu semua dari kencing, kerana sesungguhnya kebanyakan siksa kubur itu berpunca dari kencing." Seseorang itu tidak dijamin akan terlepas dari segala macam siksaan dalam kubur, walaupun ia seorang alim ulama’ atau seorang anak yang bapanya sangat dekat dengan Allah. Sebaliknya kubur itu tidak memandang adakah orang itu orang miskin, orang kaya, orang berkedudukan tinggi atau sebagainya, kubur akan melayan seseorang itu mengikut amal soleh yang telah dilakukan sewaktu hidupnya di dunia ini.
Jangan sekali-kali kita berfikir bahawa kita akan dapat menjawab setiap soalan yang dikemukakan oleh dua malaikat Mungkar dan Nakir dengan cara kita menghafal. Pada hari ini kalau kita berkata kepada saudara kita yang jahil takutlah kamu kepada Allah dan takutlah kamu kepada soalan yang akan dikemukakan ke atas kamu oleh malaikat Mungkar dan Nakir, maka mereka mungkin akan menjawab, "Ah mudah sahaja, aku boleh menghafal untuk menjawabnya." Itu adalah kata-kata orang yang tidak berfikiran. Seseorang itu tidak akan dapat menjawab setiap soalan di alam kubur jikalau dia tidak mengamalkannya sebab yang akan menjawab ialah amalnya sendiri. Sekiranya dia rajin membaca al-Qur’an, maka al-Qur’an itu akan membelanya dan begitu juga seterusnya.

Read more..

Amalan dan Doa untuk memperoleh kemudahan sakratul maut

Motivasi Comment( 2)

Setelah kita membaca betapa dahsyat penderitaan dan siksaan saat Sakratul maut, tentu kita ingin mendapatkan amalan dan doa yang dapat menyelamatkan diri kita dari segala penderitaan dan siksaan saat itu.

Dalam bukunya Manâzilul âkhirah Syeikh Abbas Al-Qumi menyebutkan beberapa amalan dan doa yang menyelamatkan kita dari segala bahaya, penderitaan, azab dan siksaan saat sakratul menjemput kita. Amalan dan doa itu antara lain:

Pertama: Silaturrahim
Imam Ja’far Ash-Shadiq (as) berkata:
“Barangsiapa yang ingin dimudahkan sakratul mautnya, maka hendaknya ia bersilaturrahim kepada keluarganya, dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Jika ia melakukan hal itu, Allah akan memudahkan sakratul mautnya, dan dalam hidupnya ia tidak akan ditimpa kefakiran selamanya.” (Amali Ash-Shaduq: 318)

Kedua: Berbakti kepada orang tua
Dalam suatu riwayat dikatakan: Pada suatu hari Rasulullah saw mendatangi seorang pemuda saat-saat menjelang kematiannya. Beliau mengajarkan kepadanya kalimat Lailaha illallah. Tetapi pemuda itu lisannya terkunci.
Rasulullah saw bertanya kepada seorang ibu yang ada di dekat kepalanya: Apakah pemuda ini punya ibu?
Ia menjawab: Benar, saya ibunya.
Rasulullah saw bertanya: Apakah kamu murka kepadanya?
Ibunya menjawab: Ya, saya tidak berbicara dengannya selama 6 haji (6 tahun).
Rasulullah saw bersabda: Ridhai dia!
Ibunya menjawab: Saya ridha kepadanya karena ridhamu kepadanya.
Kemudian Rasulullah saw mengajarkan kembali kepadanya kalimat: Lailaha illallah.
Pemuda itu sekarang dapat mengucapkan kalimat Lailaha illallah.
Rasulullah bertanya kepadanya: Apa yang kamu lihat tadi?
Pemuda menjawab: Aku melihat seorang laki-laki yang berwajah hitam, pandangannya jahat, pakaiannya kotor, baunya busuk; ia mendekat kepadaku, dan marah pada.
Rasulullah saw menyuruhnya mengucapkan:
Wahai Yang Menerima amal yang sedikit dan Mengampuni dosa yang banyak, terimalah amalku yang sedikit, dan ampuni dosaku yang banyak, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
Lalu ia mengucapkannya.
Rasulullah saw bertanya lagi: Lihatlah sekarang apa yang kamu lihat?
Pemuda menjawab: Aku melihat seorang laki-laki yang wajahnya putih dan indah, harum baunya, bagus pakaiannya; ia mendekat padaku, dan aku melihat orang yang berwajah hitam itu menjauh dariku.
Rasulullah saw bersabda: Perhatikan lagi, ia pun memperhatikan. Kemudian beliau bertanya: Apa yang kamu lihat sekarang.
Pemuda menjawab: Aku tidak melihat lagi orang yang berwajah hitam itu, yang aku melihat hanya orang yang wajahnya putih, dan cahaya meliputi keadaan ini. (Al-Mustadrak 2:129)

Wahai saudara-saudaraku, renungi baik-baik kejadian ini, dan perhatikan betapa banyak akibat buruk durhaka kepada orang tua. Bukankah pemuda itu adalah salah seorang dari sahabat Nabi saw, beliau menjenguknya, duduk di dekat kepalanya, dan beliau sendiri yang mengajarkan kalimat tauhid kepadanya. Tapi ia tak kuasa mengucapkannya kecuali setelah ibunya memaafkan dan meridhainya.

Ketiga: Memberi pakaian kepada orang mukmin
Imam Ja’far Ash-Shadiq (as) berkata:
“Barangsiapa yang memberi pakaian kepada saudaranya di musim dingin atau di musim panas, maka Allah berhak memberinya pakaian dari surga, memudahkan sakratul mautnya, dan meluaskan kuburnya.” (Biharul Anwar 74: 380.)

Keempat: Memberi makanan kepada orang mukmin
Rasulullah saw bersabda:
“Barangsiapa yang memberi makan pada saudaranya sepotong kue manis, Allah akan menghilangkan darinya pahitnya kematian.” (Biharul Anwar 66: 288)
Di antara amalan praktis dalam bentuk bacaan yang bermanfaat untuk kemudahan dan kebahagiaan saat sakratul maut adalah membaca surat Yasin, Ash-Shaffat, dan doa Faraj (doa kebahagian) di dekat orang yang sedang sakratul maut. (Al-Kafi 3: 124)

Kelima: Puasa di bulan Rajab
Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata:
“Barangsiapa yang berpuasa satu hari di akhir bulan Rajab, ia akan mendapatkan keamanan dari penderitaan sakratul maut, dan keamanan dari segala yang menakutkan dan keamanan dari siksa kubur.” (Fadhail al-asyhur al-tsalatsah: 18)

Ketahuilah bahwa berpuasa 24 hari di bulan Rajab memiliki pahala yang sangat besar:
“Barangsiapa yang berpuasa dua puluh empat hari di bulan Rajab, maka saat sakratul maut malaikat maut akan datang kepadanya dengan wajah seorang pemuda yang memakai selendang sutera berwarna hijau, menaiki kuda dari surga; tangannya membawa sutera hijau dan misik yang baunya sangat harum, tangan membawa gelas yang besar berisi minuman dari surga, kemudian ia meminumkan kepadanya saat ruhnya akan keluar darinya, sehingga ia mudah dalam sakratul mautnya. Kemudian ruhnya di letakkan pada kain sutera itu sehingga keluarlah bau harum dan tercium oleh penghuni tujuh langit; ketika sampai di kuburnya ia dalam keadaan puas tidak dahaga sampai ia kembali ke telaga Nabi saw.” (Amali Ash-Shaduq: 432)

Keenam: Melakukan shalat sunnah di bulan Rajab
Rasulullah saw bersabda:
“Barangsiapa yang melakukan shalat sunnah empat rakaat pada malam ketujuh bulan Rajab, setelah Fatihah membaca surat Al-Ikhlash (3 kali), Al-Falaq dan An-Nas, kemudian setelah salam membaca shalawat (10 kali), dan Subhanallah walhamdulillah wa lailaha illallah wallahu akbar (10 kali), maka Allah akan menaunginya dengan naungan arasy-Nya, memberinya pahala seperti pahala orang yang berpuasa di bulan Ramadhan, para malaikat memohonkan ampunan baginya sampai ia selesai melakukan shalat itu, Allah memudahkan baginya pencabutan ruhnya, menyelamatkannya dari siksa kubur, ia tidak akan meninggalkan dunia kecuali ia melihat tempatnya di surga, dan Allah memberi keamanan baginya dari pada hari kiamat.” (Iqbalul a`mal: 651-652)

Ketujuh: Membaca surat Al-Zalzalah
Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Janganlah kamu bosan membaca surat Al-Zalzalah, karena orang yang membacanya dalam shalat-shalat sunnah nafilahnya Allah tidak akan menimpakan goncangan kepadanya selamanya, dan ia tidak akan meninggal dalam keadaan ketakutan, tidak disambar petir, dan tidak akan ditimpa penyakit-penyakit dunia hingga ia meninggal. Dan ketika menjelang kematiannya malaikat yang mulia akan datang kepadanya dari sisi Tuhannya dan duduk di dekat kepalanya, seraya berkata Tuhannya berfirman: Wahai malaikat maut, lembutkan sikapmu terhadap kekasih Allah, karena ia banyak berzikir kepada-Ku.” (Biharul Anwar 82: 64)

Doa Untuk Memperoleh kemudahan Sakratul maut
Rasulullah saw bersabda:
“Barangsiapa yang membaca doa berikut (10 kali) setiap hari, Allah swt akan mengampuni baginya empat puluh ribu dosa besar, menjaganya dari keburukan kematian, siksa kubur, hari kiamat dan hari hisab, dan segala hal yang menakutkan; yakni Allah memudahkan seratus hal yang menakutkan saat kematian, Allah menjaganya dari kejahatan iblis dan pasukannya, menunaikan hutangnya, menghilangkan dukanya, dan membahagiakan deritanya. Yaitu:
Aku persiapkan untuk
Setiap yang menakutkan Laiha illallah,
Setiap duka dan derita masya Allah,
Setiap nikmat Alhamdulillah,
Setiap kebahagiaan Asy-Syukru lillah,
Setiap yang menakjubkan Subhanallah,
Setiap dosa Astaghfirullah,
Setiap musibah Innalillahi wa inna ilayhi raji’un,
Setiap kesulitan Hasbiyallah,
Setiap ketetapan dan takdir Tawakkaltu ‘alallah,
Setiap musuh A’shamtu billah,
Setiap ketaatan dan kemaksiatan La hawala wala quwwata illa billahil aliyyil ‘azhim.
(Biharul Anwar 87: 5)

Amalan dan doa yang menyelamatkan dari Bujukan setan

Pertama: Menjaga waktu-waktu shalat
Dalam suatu hadis disebutkan bahwa Malaikat maut berkata: “Tidak ada penghuni suatu rumah di barat atau di timur, di dusun atau di kota, kecuali aku berjabatan tangan dengan mereka lima kali setiap hari.”
Rasulullah saw bersabda: “Malaikat maut berjabatan tangan dengan mereka pada waktu-waktu shalat; orang yang menjaga waktu-waktu shalatnya, malaikat maut mengajarkan kepadanya kalimat syahadat Lailaha illallah wa Muhammadur rasulullah, dan ia menjauhkannya dari Iblis.” (Al-Wasail 3: 79)
Kedua: Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) pernah menulis surat kepada sebagian manusia: “Jika kamu ingin memperoleh amal yang baik di penghujung umurmu sampai ruhmu dicabut dan kamu berada dalam amal yang paling utama, hak yang agung hanya milik Allah swt, maka hendaknya kamu tidak menggunakan nikmat-nikmat Allah dalam kemaksiatan pada-Nya, tidak ghurur (bangga diri) terhadap kesantunan-Nya padamu, muliakan setiap orang yang kamu jumpai yang menghubungkan kepada kami atau yang menganjurkan kecintaan kepada kami, kemudian bersikaplah jujur dan tidak berdusta.” (Biharul Anwar 73: 351)

Ketiga: Syeikh Abbas Al-Qumi mengatakan: Di antara hal yang bermanfaat untuk memperoleh husnul khatimah, dan keselamatan dari hal-hal yang mencelakakan dan memperoleh kebahagiaan, adalah membaca doa yang ke 11 dalam Shahifah Sajjadiyah.

Keempat: Melakukan shalat sunnah pada hari Ahad bulan Dzul Qaidah
Kelima: Mendawamkan zikir berikut:
Ya Tuhan kami, jangan jadikan hati kami condong pada kesesatan sesudah Kau tunjuki kami. Karuniakan kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi karunia. (Ali-Imran: 8).

Keenam: Mendawamkan Tasbih Az-Zahra’
Ketujuh: Membaca surat Qad aflahal mu’minun (surat Al-Mukminun) setiap Jum’at.
Kedelapan: Membaca zikir berikut (7 kali) setiap sesudah shalat Subuh dan Maghrib:
Bismillâhir Rahmânir Rahîm, wa lâ hawla walâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘azhîm.
Kesembilan: Melakukan shalat sunnah empat rakaat pada malam yang kedua belas bulan Rajab; setiap rakaat sesudah Fatihah membaca surat Al-Kafirun (7 kali), dan sesudah shalat membaca shalawat (10 kali) dan istighfar (10 kali).

Kesepuluh: Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang melakukan shalat sunnah empat rakaat pada malam yang keenam bulan Sya’ban, setiap rakaat sesudah Fatihah membaca surat Al-Ikhlash (50 kali), Allah akan mencabut ruhnya dalam keadaan bahagia, meluaskan kuburnya, dan membangkitkan dari kuburnya dalam keadaan wajahnya seperti bulan sambil membaca: Asyhadu an Lâilaha illallâh wa anna Muhammadan `abduhu wa rasûluhu.” (qbal al-A`mal: 690-691)

Kesebelas: Banyak membaca doa perlindungan, antara lain:
Ya Allah, aku berlindung dengan-Mu dari kecenderungan pada kebatilan saat kematian, dari keburukan tempat kembali di alam kubur, dan dari penyesalan pada hari kiamat (Biharul Anwar 98: 383)
Kedua belas: Membaca doa keselamatan dari pertanyaan Malaikat munkar dan Nakir:
Ya Allah, wahai Yang Maha Pengasih wahai Yang Maha Penyayang aku titipkan pengakuan ini, pengakuan tentang-Mu, tentang Nabi-Mu dan para Imam; dan Engkau adalah sebaik-baik tempat penitipan, maka kembalikan pengakuan ini padaku di kuburku saat menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir. ( Ma`alim al-zulfa: 71)
Tulisan ini disarikan dari kitab “Manazilul Akhirah” karya Syeikh Abbas Al-Qumi penulis kitab Mafatihul Jinan, kunci-kunci surga.

Kitab tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul: Stasiun-stasiun perjalanan Akhirat. Buku ini dilengkapi amalan dan doa2 yg dilengkapi bacaan tek latin.
harganya @ Rp 60.000,- (Lima puluh ribu rupiah) + ongkos kirim.

Read more..

Cinta

Motivasi Comment( 1)

"Cintakan manusia itu tidak mewujudkan kebahagiaan yang abadi untuk seseorang insan, kerana ia tidak kekal. Cintakan manusia seringkali membuatkan seorang itu gagal, kecewa, menderita dan terseksa. Oleh itu tidak ada suatu cinta pun yang dapat membuahkan kebahagiaan dan kenikmatan yang kekal abadi kecuali cinta kepada Pencipta manusia sendiri."
~Rabiatul Adawiyah~
 


Ya Allah jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang
yang melabuhkan cintanya
padaMu, agar bertambah
kekuatanku untuk menyintaiMu

Ya Muhaimin jika aku jatuh hati
izinkanlah aku menyentuh hati
seseorang yang hatinya tertaut
padaMu agar tidak terjatuh aku
dalam jurang cinta nafsu

Ya Rabbana jika aku jatuh
hati, jagalah hatiku
padanya agar tidak
berpaling daripada
hatiMu

Ya Rabbul Izzati jika aku
rindu, rindukanlah aku
pada seseorang yang
merindui syahid di
jalanMu

Ya Allah jika aku menikmati
cinta kekasihMu, janganlah
kenikmatan itu melebihi
kenikmatan indahnya
bermunajat di sepertiga malam
terakhirMu

Ya Allah jika aku jatuh hati
pada kekasihMu, jangan biarkan
aku tertatih dan terjatuh dalam
perjalanan panjang menyeru
manusia kepadaMu

Ya Allah, jika Kau halalkan aku
merindui kekasihMu, jangan biarkan
aku melampaui batas sehingga
melupakan aku pada cinta hakiki dan
rindu abadi hanya kepadaMu

~Amin~

Sumber : http://rabiatuladawiyah9019.blogspot.com/

Read more..

7 TIPUAN / AJAKAN SYETAN UNTUK MENINGGALKAN IBADAH DAN CARA MENOLAKNYA

Motivasi Comment( 0)

Ada 7 jalan tipuan / ajakan syrtan pada manusia untuk meninggalkan ibadah

1. Melarang ta`at kepada Allah swt
Tolak dengan mengatakan saya butuh pahala dari Allah swt untuk bekal akhirat
2. Mengajak / mengakhirkan keta`atan ( nanti kalau sudah tua saja )
Tolak dengan mengatakan ajal bukan pada tangan manusia
3. Mendorong agar buru-buru mengerjakan amalan ( buru-buru adalah sifat syetan )
Tolak dengan mengatakan amal sedikit tapi sempurna lebih baik dari amal banyak tapi tidak sempurna.
4. Setan berkata : Betapa tinggi derjatmu dalam beramal (bangga ) juga cerdik dan pintar…Tolak dengan mengatakan keagungan dan kesempurnaan hanya kepunyaan Allah swt, karena taufik-Nya kita dapat beramal yang diridhoi-Nya dan dengan karunianya memberi ganjaran.
5. Syetan berkata,” bersungguh-sungguhlah dalam beramal jangan sampai diketahui manusia sebab Allah swt juga akan menzhohirkan amalmu pada manusia dan hamba yang ikhlash ( tidak ikhlash )”. Tolaklah dengan mengatakan walau kamu berpura – pura memperbaiki amalku tapi hanya allah sseolah-olah berkehendak menzhohirkan atau menyembunyikan amalku dan hanya urusan Allah swt yang menjadikan aku mulia atau hina.
6. Syetan berkata,”Engkau tidak perlu menyusahkan dirimu dengan beramal, sebab jika Allah menetapkan untuk menjadikan bahagia maka tidak akan menjadikan mudharat apa-apa untuk meninggalkan amal, sebaliknya jika dikehendaki jadiorang celaka, maka akan tetap celaka dan tidak ada gunanya beramal. Maka tolaklah dengan mengatakan bahwa Allah tidak akan merubah nasib seseorang kalau bukan dia sendiri yang berusaha untuk merubahnya.

Read more..

SABAR DAN TAHAMUL

Motivasi Comment( 0)

? Ketika Nabi saw berda`wah ke tho`if beliau dihina, direndahkan, bahkan dilempari batu sehingga berdarah. Tetapi Nabi saw walaupun ditawarkan oleh Jibril as untuk membalas penghinaan itu dengan menyiksa penduduk tho`if dengan menabrakkan 2 gunung yang ada disana, Nabi saw menolak tawaran itu bahkan mendo`akan agar kalaupun penduduk tho`if menolak mungkin kelak keturunan mereka akan mau menerima Islam.
? Demikianlah contoh kesabaran yang dicontohkan oleh Nabi saw dalam berda`wah, bahkan kepada orang yang menghina dan menyiksa beliau ada fikir agar mereka atau keturunannya mendapat hidayah.
? Apabila penderitaan dari 124.000 anbiya a.s dijadikan satu maka lebih besar penderitaan Nabi saw.
? Sekarang apabila kita pergi berda`wah ke suatu tempat, maka apabila ada orang-orang yang berkata atau bersikap kurang menyenangkan, kita bandingkan dengan penderitaan dan sikap Rasulullah saw.
? Apabila kita pergi berda`wah ke daerah lain atau ke negeri lain, mungkin makanan, kebudayaan atau udara daerah tersebut kurang cocok dengan kondisi kita, dalam hal inipun kita harus sabar.
? Kesulitan di dunia ini adalah sangat kecil dan sangat singkat bila dibandingkan dengan kesulitan penderitaan di akhirat yang sangat dahsyat dan sangat lama
? Firman Allah swt “ Aallah swt sayang kepada orang yang sabar “
? Orang yang sabar menjadi dekat dengan Allah swt, Allah swt meningkatkan derjat kesabaran lebih tinggi daripada ibadah
? Di dalam kubur amal kesabaran kita akan berdiri di sudut menjaga dan melindungi kita. Apabila amal-amal ibadah kita seperti shalat, puasa, bacaan Al-Qur an ada kekurangan, maka amal kesabaran kita akan menghampiri dan melindungi dari azab kubur.
? Apabila kita berda`wah kepada seseorang dan orang bersekap tidak menyenangkan, kita jangan jera, kita datangi lagi, kita bicara dengan kata-kata yang sopan dan lemah lembut, karena mungkin ketika kedatangan kita yang pertama atau kedua ia belum mau tetapi setelah kita pulang ia mulai berfikir dan berniat ikut kita .


Read more..

FADHILAH WANITA DAN CIRI-CIRI WANITA

Motivasi Comment( 4)

Rasulullah saw bersabda : “ sampaikanlah kepada perempuan-perempuan yang kamu jumpai bahwasanya :
? Taat kepada suami dengan penuh kesadaran, maka pahalanya seimbang dengan pahala para pembela agama Allah swt, tetapi sedikit sekali dari kamu sekalian yang mau menjalankannya.
? Seorang wanita shalehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.
? Sungguh memintakan ampun untuk seorang istri yang berbakti kepada suaminya yaitu : burung di udara, malaikat dilangit, selama ia senantiasa dalam keridhaan suaminya.
? Siapa saja istri yang meninggal dunia sedang suaminya ridha terhadap kepergiannya, maka ia akan masuk ke surga.
? Bila seorang suami pulang ke rumah dengan perasaan gelisah dan istrinya menghiburnya, maka istri mendapatkan 10 pahala jihad.
? Bila seorang wanita mengerjakan dan menjaga shalatnya, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga amanah suaminya dan mentaati suaminya, Allah swt akan memberikan izin padanya untuk memasuki surga dari pintu mana saja yang dia sukai.
? Bila seorang suami memandang istrinya dengan perasan kasih sayang dan istrinya memandang dengan pandangan kasih sayang, maka Allah swt akan memandang mereka berdua dengan pandangan rahmat.
? Bila seorang wanita hamil, shalatnya 2 rakaat adalah lebih baik daripada 80 rakaat shalatnya wanita yang tidak hamil.
? Bila seorang wanita tidak dapat tidur pada tengah malam dikarenakan terganggu oleh anaknya, maka Allah swt akan memberikan pahala kebaikan membebaskan 20 orang budak.
? Bila seorang istri mendorong suaminya keluar di jalan Allah swt dan dia dapat menerima dengan ikhlash segala kesulitan dikarenakan ketidakberadaan suaminya, maka istri tersebut akan memasuki surga 500 tahun lebih dulu dari suaminya, dan 70.000 malaikat akan menyambutnya dan ia akan menantikan suaminya di surga.
? Bila seorang wanita tidak dapat tidur karena sakit dan menyusui anaknya, maka Allah swt akan mengampuni seluruh dosa-dosanya dan mendapatkan 12 tahun pahala ibadah.
? Bila seorang wanita mulai menyiapkan makanan dan memasak dengan memulai bismillah, maka Allah swt akan memberikan berkah di dalam nafkah mereka di dalam rumah tersebut.
? Bila seorang wanita menyapu rumahnya sambil berdzikir, maka Allah swt akan memberikan pahala menyapu Ka`bah, yang mana melakukan 1 kebaikan di Masjidil Haram ganjarannya adalah 10.000 kebaikan.
? Bila seorang wanita hamil sampai melahirkan, maka Allah swt akan memberikan padanya pahala bagaikan ia selalu berpuasa pada siang hari dan shalat sepanjang malam selama masa ia hamil itu.
? Bila seorang wanita hamil ia akan mendapatkan pahala 70 tahun shalat nafil 70 tahun puasa
? Bila seorang wanita ketika hendak melahirkan, untuk setiap 1 sakit yang dideritanya akan mendapatkan pahala para mujahid.
? Bila seorang wanita maninggal diantara 40 hari setelah melahirkan ia akan mendapat pahala mati syahid.
? Bila seorang anak menangis pada malam hari dan ibunya tidak marah tapi malah membujuknya dengan kasih sayang, maka ia akan mendapatkan pahala 1 tahun ibadah.
? Jika seorang wanita melahirkan bayinya, maka dosa-dosanya keluar dan bersih dari dosa tersebut seperti bayi yang dilahirkannya, kuburnya nanti akan ditempatkan ditaman-taman surga.
? Allah swt akan memberikan pahala 1000 ibadah haji dan umrah dan 1000 malaikat akan memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat karena ia telah melahirkan anaknya dengan sabar dan ikhlash.
? Wanita yang menyusui anaknya, maka setiap tetesan air susu tersebut akan mendapatkan 1 pahala dan apabila cukup 2 tahun menyusui, maka malaikat-malaikat di langit akan mengabarkan berita bahwa surga wajib baginya.
? Wanita yang menjaga anaknya yang sakit di waktu malam hari pahalanya seperti membebaskan 20 orang hamba sahaya dan akan mendapat 12 tahun pahala ibadah bila dia menghibur anaknya.
? Wanita yang mencuci pakaian suami dan anak-anaknya akan mendapat 1000 kebaikan dan akan diampuni kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari matahari meminta ampun baginya serta Allah swt mengangkat 1000 derjat baginya.
? Wanita yang paling besar berkahnya bagi suaminya ialah wanita yang ringan nafkahnya. (H.R Ahmad)
? Para malaikat akan memohonkan ampunan bagi wanita hamil dan Allah swt akan menetapkan baginya setiap hari 1000 kebaikan dan 1000 kejelekannya akan dihapus.
? Yang paling utama diantara amal kaum wanita adalah taat kepada suaminya, sesudah itu tidak ada amal yang lebih utama bagi mereka daripada bertenun / menjahit / menyulam:
• Duduk 1 jam untuk menjahit adalah lebih baik bagi mereka daripada ibadah 1 tahun
• Ditulis untuk wanita yang menjahit dengan setiap jenis pakaian dari jahitannya pahala orang mati syahid.
• Seorang wanita yang menjahit sehingga dapat memberi pakaian suaminya dan anak-anaknya, maka wajiblah surga baginya.
• Allah swt akan memberi wanita yang menjahit pakaian dengan setiap pakaian yang dipakainya sebuah kota di surga.

? Bila seorang suami pulang ke rumahnya kemudian bersalaman dengan istri yang menyambutnya, maka dosa-dosa mereka berdua akan berguguran sebelum kedua tangan itu berpisah.
? Bila seorang suami memanggil istri, kemudian istri menyambut panggilan itu ( labbaik ), maka Allah swt akan ciptakan untuk istri itu satu malaikat yang bertasbih dan bertahmid kepada Allah swt dan akan Allah swt berikan pahala dari bacaan malaikat tersebut kepada istri yang menyambut panggilan suaminya itu.

Ciri-ciri wanita ahli surga :
? Ridha dengan suami yang telah dijodohkan dengannya oleh Allah swt.
? Menjadi istri yang setia kepada suami saat senang dan susah.
? Selalu memohon maaf dari suami.
? Senantiasa taat pada suami selagi ttidak bertentangan dengan syari`at.
? Senantiasa mendahulukan suami dalam berbagai hal dan keadaan.
? Senantiasa menghibur suami terutama apabila ia sedang dalam keadaan susah dan risau.
? Melembutkan pandangan serta tundukkan pandangan dihadapan suami.
? Tidak menolak ajakan suami ketika ia memelukannya.
? Tidak boros dalam membelanjakan harta suami.
? Senantiasa dalam keadaan bersih, bersolek dan menyenangkan suaminya apabila dipandang.
? Tidak meminta sesuatu yang berlebihan hingga diluar kemampuan suami.
? Tidak sekali-kali menunjukkan muka masam dan berlaku kasar kepada suami.
? Menyambut kedatangan suami dengan senyuman, disambut dan dicium tangannya.
? Tidak keluar rumah tanpa izin suami.
? Berwangi-wangian ketika suaminya berada di rumah.
? Tidak berpuasa sunat tanpa izin suami.

????????
EMPAT WANITA DALAM SURGA DAN EMPAT
WANITA DALAM NERAKA

4 Wanita Dalam Surga :
1. Wanita yang menjaga diri dari berbuat haram, berbakti pada Allah swt, Rasul dan suaminya.
2. Wanita yang menerima dengan senang hati keadaan serba kekurangan dengan suaminya dan banyak keturunannya serta penyabar.
3. Wanita yang bersifat pemalu dan bila suaminya pergi ia menjaga diri dan harta suaminya dan jika suaminya datang ia mengekang mulutnya dari perbuatan yang tidak layak.
4. Wanita yang ditinggal mati suaminya dan mempunyai anak masih kecil lalu menahan dirinya untuk kawin lagi karena ingin mengurus anak-anak dan mendidik serta memperlakukannya dengan baik, dan bersedia kawin lagi karena khawatir anaknya akan sia-sia / terlantar.

4 Wanita Dalam Neraka ( kecuali telah bertobat) :
1. Wanita yang mulutnya jelek pada suaminya dan jika suaminya pergi ia tidak menjaga dirinya dan jika suaminya datang ia memaki / memarahinya.
2. Wanita yang memaksa suaminya membeli apa yang suaminya tidak mampu.
3. Wanita yang tidak menutupi dirinya dari laki-laki lain dan keluar rumah dengan menampakkan perhiasan dan kecantikannya untuk menarik perhatian laki-laki lain.
4. Wanita yang tidak mempunyai tujuan hidup kecuali makan, minum dan tidur serta tidak berbakti pada Allah swt dan suaminya.


Read more..

FADHILAH AL-QUR AN

Motivasi Comment( 7)

1. Orang yang mengajarkan Al-Qur an pada anaknya pada masa kecil dan selalu membacanya oada masa tuanya akan mendapat perlindungan arasy Allah swt dihari kiamat.
2. Tanda – tanda kecintaan Allah swt adalah bahwa Allah swt memasukkan rasa cinta pada Al-Qur an dalam hati seseorang.
3. Seseorang yang benar-benar sibuk menghafal / mempelajari / memahami Al-Qur an sehingga tidak mempunyai waktu untuk berdo`a, maka Allah swt akan memberikan sesuatu yang lebih utama daripada yang diberikan pada orang yang berdo`a.
4. Orang yang beriman pada Al-Qur an dan mengamalkannya, maka Allah akan mengangkat derjadnya dan memuliakannya dunia dan akhirat
5. Orang yang ahli dalam Al-Qur an ( benar-benar menghafalnya, sering membacanya, memahami makna dan maksudnya ), di padang mahsyar akan berada bersama malaikat pencatat yang mulia dan benar. Dan orang yang terbata-bata dalam membaca Al-Qur an dan bersusah payah mempelajarinya mendapat pahala 2 X lipat ( satu dari bacaannya dan satu lagi dalam kesungguhannya dalam berusaha membetulkan bacaannya ).
6. Barangsiapa yang sungguh-sungguh ingin menghafal Al-Qur an tapi tidak mampu, namun terus menerus membacanya, maka Allah akan membangkitkannya dihari kiamat dengan para hafidz Al-Qur an.
7. Barangsiapa yang menghormati, menunaikan hak-haknya dan mengamalkan Al-Qur an maka al-Qur an akanmembelanya dihadapan Allah swt dan memberi syafaat serta menaikkan derjatnya.
8. Barangsiapa yang membaca Al-Qur an dan mengamalkan apa yang ada didalamnya, maka pada hari kiamat dia dan kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota yang cahayanya lebih terang daripada cahaya matahari walaupun dia berada dalam rumah, serta dipakaikan pakaian yang keindahannya tidak ada yang sanggup menandinginya.
9. Barangsiapa yang membaca dan menghafal Al-Qur an serta menghalalkan apa yang dihalalkan Al-Qur an dan mengharamkan apa yang diharamkan oleh Al-Qur an, maka Allah swt akan memasukkannya ke dalam surga dan menjaminnya untuk dapat memberi syafaat kepada 10 orang ahli keluarganya yang wajib neraka bagi mereka karena dosa-dosa yang mereka lakukan ( kecuali bagi yang kafir – Al-Maidah :72 ).
10. Banyak membaca Al-qur an dapat menguatkan ingtan, membersihkan bathin, menguatkan rohani dan mewangikan mulut.
11. Barangsiapa yang mengajarkan anaknya membaca Al-Qur an, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang.
12. Membaca 1 huruf Al-Qur an pahalanya 10 kebaikan ( Al-An ~am : 160 )
13. Barangsiapa yang mendengarkan Al-Qur an akan dituliskan 1 kebaikan berlipat ganda dan yang membacanya akan diberi nur pada hari kiamat.
14. Suatu kaum yang berkumpul membaca al-Qur an dan saling mengajarkan akan diberi sakinah, disirami rahmat, dikerumuni malaikat dan Allah swt menyebut-nyebut mereka dihadapat majlis para malaikat..
15. Rumah rumh didalamnya dibacakan Al-qur an, ahli rumah akan diberikan berkah dan kebaikan, malaikat pun turun memenuhi rumah tersebut dan syetan akan keluar. Sebaliknya rumah yang didalamnya tidak dibacakan Al-qur an, maka kehidupannya kan dipenuhi dengan kesempitan, ketidak berkahan, malaikat akan keluar dan syetan akan memasuki rumah tersebut.
16. Membaca Al-Qur an akan memberi nur di bumi dan simpanan bagi kita dilangit, dan rumah yang didalamnya dibacakan Al-Qur an akan menyinari ahli-ahli langit seperti bintang yang menyinari ahli bumi
17. Barangsiapa yang membaca 10 ayat pada malam hari, maka ia tidak akan ditulis sebagai orang-orang yang lalai. Membaca 100 ayat akan dicatat sebagai orang yang taat dan diselamatkan dari tuntutan Al-Qur an. Membaca 200 ayat mendapat pahala ibadah semalam suntuk.
18. Barangsiapa yang membaca Al-Qur an yang dengannya ia mendapat makanan dari manusia ( untuk tujuan keduniaan ), maka ia akan datang pada hari kiamat dengan muka bertulang tanpa daging.
19. Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur an.
20. Membaca / mempelajari beberapa ayat Al-Qur an adalah lebih berharga daripada kerajaan seluas 7 benua yang bersifat sementara dan pahalanya bermanfaat untuk selama-lamanya.
21. Tidak ada derjat yang lebih baik daripada derjat orang yang suka membaca al-Qur an.
22. Membaca Al-Qur an tanpa melihat mushaf memdapat 1000 derjat dan dengan malihat mushaf akan mendapat 2000 derjat ( lebih afdhal ).
23. Dengan banyak membaca Al-Qur an dan banyak mengingat maut akan menyebabkan hati bersinar dan alam semakin memantulkan sifat ma`rifat yang terang ( pengkilat hati dan seperti besi berkarat dalam air ).
24. Bacaan Al-Qur an dalam shalat lebih baik dari bacaan Al-Qur an diluar shalat. Bacaan diluar shalat lebih baik dari membaca tasbih dan takbir, bacaan tasbih dan takbir lebih baik dari pada puasa dan puasa adalah perisai ( penghalang ) dari api neraka.
25. Setiap membaca huruf Al-Quran dalam shalat mendapat pahala 100 kebaikan, membaca tanpa wudhu mendapat 10 kebaikan.
26. Kebanggaan, kemuliaan dan kehormatan umat ini adalah dengan membaca Al-Qur an, menghafalnya, mengajarkannya dan beramal dengannya dan apa saja yang berhubungan dengan Al-Qur an.
27. Tidak ada yang mendekatkan diri kepada Allah swt kecuali dengan perantaraan Al-Qur an dan membaca Al-Qur an akan menyebabkan kita lebih bertawajuh dan memberi kesan tersendiri pada diri pembacanya.
28. Ahli Al-Qur an ( yang selalu menyibukkan diri dengan Al-Qur an ) adalah ahli Allah swt dimana setiap waktu Allah akan selalau mengirim kasih sayang-Nya dan mereka orang-orang istimewa Allah swt sehingga mendapat kemuliaan.
29. Membaca Al-Qur an dengan suara keras adalah seperti memberi shadaqah dengan terang-terangan dan membaca dengan perlahan seperti memberi shadaqah dengan sembunyi.
30. Tidak ada penolong yang lebih utama kedudukannya disisi Allah swt pada hari kiamat daripada Al-Qur an, bukan nabi atau malaikat yang lainnya.
31. Mempelajari 1 ayat Al-Qur an pada pagi hari lebih baik dari pada shalat 100 rakaat, mempelajari 1 bab dari ilmu pada pagi hari lebih baik daripada shalat 1000 rakaat.
32. Mengamalkan kandungan Al-Qur an akan menghindarkan kita dari fitnah.
33. Seseorang yang mempelajari Al-Qur an memjaga dan membacanya pada tengah malam dalam shalat dimisalkan seperti mangkok terbuka tutupnya yang penuh dengan kasturi yang baunya menyebar keseluruh tempat, sedang seorang hafidz Al-Qur an yang tidur / tidak membaca Al-Qur an karena lalai tapi Al-Qur an berada dalam hatinya adalah seperti mangkok yang penuh kasturi tetapi nur berkah yang akan menyebar pada orang lain akan terhalang.

Adab Membaca Al-Qur an :
1. Adab lahiriyah;
? Membersihkan mulut, badan, pakaian dan berwudhu.
? Mengambil Al-Qur an dengan tangan kanan dan meletakkannya pada posisi yang lebih tinggi.
? Membaca Al-Qur an ditempat yang bersih dan menghadap kiblat dengan penuh hormat dan tenang.
? Niat membaca karena Allah swt dengan mengharrap keridhaan dan hidayah-Nya
? Mulai membaca dengan ta`awudz dan surat Al-Fatihah.
? Tidak membaca dengan cepat tapi dengan tartil dan tajwid serta dengan suara yang merdu.
? Berusaha untuk menangis, walaupun terpaksa berpura-pura menangis.
? Memenuhi hak-hak azab dan rahmat, jika menemui ayat tentang janji yang bagus, ampunan dan rahmat hendaknya hati meresa senang dan gembira dan berdo`a memohon ampunan dan rahmat Allah swt. Jika menemui ayat tentang ancaman, azab dan neraka hendaknya hati merasa gentar dan takut serta berdo`a agar terhindar darinya. Jika menemui ayat tentang keagungan dan kemuliaan Allah swt, maka ucapkan subhanallaah. Jika memahami arti ayat maka bacalah dengan penuh tafakkur.
? Jika dikhawatirkan akan timbul riya` di hati / mengganggu orang lain maka baca dengan suara perlahan. Jika tidak maka sebaiknya dibaca dengan suara keras.
? Jika sedang membaca Al-Qur an jangan berbicara, tapi bila terpaksa harus berbicara maka tutuplah Al-Qur an lebih dulu, setelah selesai bicara mulai lagi dengan ta`awudz.
? Disunahkan untuk sujud tilawah setiap kali menemukan ayat-ayat sajadah dan setiap kali membaca akhir ayat.
? Disunahkan setelah khatam memperbanyak dzikir dan mengumpulkan anggota keluarga untuk berdo`a bersama-sama.

Pembacaan Tartil ( terang dan jelas ) bermakna :
? Huruf-huruf diucapkan dengan makhraj yang betul.
? Berhenti pada tempat yang betul.
? Membaca harakat dengan betul dan jelas
? Baca dengan tasydid dab mad yang sempurna dan benar-benar jelas sehingga menimbulkan rasa keagungan Allah swt dan membantu mempercepat masuknya kesan ke dalam hati.
? Keraskan sedikit suara agar terdengar di telinga sendiri sehingga berpengaruh pada hati.

2. Adab Bathiniyah;
? Agungkan Al-Qur an sebagai perkataan yang tinggi.
? Masukkan kedalam hati yang keagungan dan kebesaran Allah swt sama seperti kalam-Nya.
? Hindarkan diri dari keraguan dan kebimbangan
? Renungkan makana setiap ayat dan baca dengan penuh kenikmatan.
? Ayat-ayat yang dibaca hendaknya berkesan dakam hati.
? Tawajuhkan telinga seolah-olah Allah swt berbicara dengan kita dan kita sedang mendengarkannya.
? Menghafalkan ayat-ayat Al-Qur an untuk keperluan bacaan shalat hukumnya fardhu `ain dan menghafalkan seluruh ayat hukumnya fardhu kifayah.

“ Dan apabila dibacakan Al-Qur an dengarkanlah baik-baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat “. ( QS. Al-A`raaf : 204 )

FADHILAH SURAT-SURAT UTAMA DALAM
AL-QUR AN

Surat Al-Fatihah :
1. Pahalanya menyamai 2/3 Al-Qur an
2. Bila dibaca, iblis akan menangis kesal dan akan menaburkan debu-debu dengan keras ke kepalanya
3. Bila dibaca dengan surat Al-Ikhlas ketika akan tidur lalu dihembuskan keseluruh badan, maka akan terhindar dari segala bahaya kecuali maut.
4. Bila dibaca dengan penuh keimanan dapat menjadi obat penyakit :
? dibaca dan disapukan dengan air liur pada tempat yang sakit.
? Dibaca 7 X dan ditiupkan pada yang sakit gigi,sakit kepala, sakit perut dan sakit pinggang.
? Dibaca dan dihembuskan pada orang yang digigit ular, kalajengking, pada orang lumpuh dan orang gila.
? Dibaca dan ditiupkan pada air lalu diminumkan pada orang yang kena sihir / sakit.
? Ditulis dan dicelupkan pada air mawar kasturi dan za`faran lalu diminumkan pada orang yang sudah lama berpenyakit.
5. Pada hari kiamat surat Al-fatihah dan akhir surat Al-Baqarah akan berjalan dihadapan pembacanya sebagai nur yang menerangi jalan mereka.
6. Untuk memohon hajat dengan cara membaca :
? Antara shalat sunat subuh dan shalat subuh dengan menyatukan mim dalam bismillahirrahmanirrahiim dengan alhamdulillaah 41 X selama 40 hari.
? Dibaca pada hari ahad I pada awal bulan antara shalat sunat subuh dan shalat subuh dengan menyatukan mim bersambung dengan alhamdulillaah 70 X dan setiap harinya pada waktu yang sama dikurang 10 hingga hari ke 7 tinggal dibaca 10 X. Jika belum terkabul ulangi sampai bulan ke II / III.

Surat Yaasiin :
1. Pembacanya mendapat pahala 10 X membaca Al-Qur an.
2. Sebagai hatinya Al-Qur an
3. Bagi pembaca yang hanya mengharapkan keridhaan Allah swt, maka dosa yang terdahulu akan dimaafkan untuk dijadikan bacaan keatas orang-orang yang mati.
4. Membawa kebaikan pada urusan dunia dan akhirat serta dijauhkan dari segala kesusahan dunia dan akhirat.
5. Mengangkat derjat orang-orang yang beriman dan merendahkan derjat orang-orang kafir.
6. Barangsiapa yang selalu membacanya pada malam hari lalu meninggal dunia maka dia mati syahid
7. Bila dibaca pada permulaan hari maka hajat-hajatnya akan dipenuhi / dibaca berturut-turut 3 X.
8. Jika dibaca pada saat lapar maka akan dihilangkan kelaparannya. Jika dibaca saat tersesat maka akan ditemukan jalannya. Jika dibaca saat kehilangan binatang maka akan ditemukan binatangnya.
9. Jika dibacakanpada orang yang akan mati maka akan dimudahkan matinya. Jika dibacakan pada wanita yang sulit melahirkan , maka akan dimudahkan.
10. Jika dibaca takut kurang makanan maka akan dicukupkan makanan baginya. Jika dibaca ketika takut kepada raja / musuh maka akan dihilangkan ketakutannya.
11. Jika membaca yasiin dan as-safaat pada hari jum`at kemudian berdo`a menginginkan sesuatu hajat maka hajatnya akan terpenuhi.
12. Bila dibaca tiap malam jum`at maka akan mendapat agama yang kuat.
13. Bila dibaca pada malam hari maka diampuni dosanya sampai pagi harinya.
14. Bila dibaca pada saat ziarah kubur maka dapat meringankan siksa ahli kubur dan mendapat pahala yang sama dengan kebaikan ahli kubur.

Surat Al-Mulk dan As-Sajadah :
1. Bila dibaca diantara shalat maghrib dan isya adalah seumpama berdiri shalat disepanjang malam pada malam lailatul qadar dan akan ditulis baginya 70 pahala kebaikan dan dijauhkan dari 70 keburukan.
2. Bila dibaca setiap hari ) walaupun tidak membaca surat lain, seoranmg pendosa akan diberi syafaat dan setiap kesalahannya diganti dengan pahala ).
3. Menghindarkan dari siksa kubur dan akan memberikan syafaat sehingga diampunkan oleh Allah swt ( muncul dalam bentuk seekor burung ).
4. Bila dibaca diatas kuburan maka akan menjauhkan mereka dari azab Allah swt dan memberikan keselamatan.
5. Mempunyai 60 kelebihan dibanding dengan semua surat yang ada didalam Al-Qur an.

Surat Al-Waqi`ah :
1. Sebagai surat kekayaan, tapi bila dibaca dengan maksud untuk mengayakan hati dan iman serta untuk mencari akhirat maka dengan sendirinya dunia akan datang.
2. Bila dibaca tiap malam akan dijauhkan dari kemelaratan / terhindar dari kelaparan selamanya.

Surat Ad-Dukhan :
? Dimintakan ampun oleh 7.000 malaikat.

Barangsiapa selalu membaca surat Al-Waqi`ah, Al-Hadid, Ar-Rahman maka digolongkan sebagai ahli surga firdaus.

Surat Al-Kahfi :
? Ayat 1 – 10 pertama dan 10 ayat terakhir : Dilindungi dari fitnah dajjal.
? Bila dibaca pada malam jum`at istiqamah, maka dosa-dosa yang 1 minggu dan minggu yang akan datang diampuni.

Surat Al-Ikhlash : Dibaca sebelum tidur 3 X pahalanya sama dengan mengkhatamkan Al-Qur an.

Read more..

FADHILAH TAHAJUD

Motivasi Comment( 5)

? 2 rakaat shalat tahajud lebih baik daripada dunia dan seisinya.
? Dibukakan hatinya
? Dimurahkan rizkinya
? Lidahnya fasih / hikmah ( pembicaraannya mudah dipahami orang lain )
? Pangkatnya waliyullah
? Dimudahkan ketika sakaratul maut
? Suami istri yang saling membangunkan shalat tahajud digolongkan kepada mudzakirin
? Allah swt akan memelihara dari segala bahaya
? Dinampakkan tanda-tanda taat pada wajahnya
? Dijadikan fikir yang bijaksana
? Dibangkitkan dari kubur dengan wajah yang bercahaya dan kuburnya akan terang.
? Dipermudah hisabnya di akhirat.
? Diberi buku catatan amal dari tangan kanan
? Tidak ada hijab antara Allah swt dengan kita, sehingga do`a-do`anya makbul
? Orang-orang yang selalu mengingat Allah swt diakhirat kelak akan diberi kuda emas untuk berjalan-jalan ke pasar surga.

Membaca Surat Yaasin / 3 Qul sebelum do`a tahajud, Fadhilahnya :
1. Hati kita akan disatukan dengan hati tahajud
2. Hati kita akan disatukan denga hati Al-Qur`an
3. Hati kita akan disatukan dengan hati Yaasin.

Cara mudah untuk bangun tahajud :
1. Tidur dengan melakukan adab-adab tidur
2. Jangan terlalu capek bekerja
3. Jangan tetlalu banyak makan
4. Jangan banyak bermaksiat
5. Siang ada waktu untuk istirahat
6. Niat untuk shalat tahajud
7. Baca surat Al-Kahfi 5 / 10 ayat terakhir
8. Diulang-ulang fadhilahnya

Aisyah r.ha berkata, sebelum Rasulullah saw shalat atau bangun dari tidur untuk shalat malam baginda membaca sbb :
? 10 kali Allahu Akbar
? 10 X Subhanallahi wabihamdihi
? 10 X Alhamdulillah
? 10 X Subhana malikul Quddus
? 10 X Astaghfirullah
? 10 X Laailaahaillallaah
? 10 X Allahumma inni a`udzubika mindliqiddunya wa dlikilyaumilkiyaamah, artinya : Ya Allah aku berlindung dari kesempitan dunia dan kesempitan akhirat.

Membaca :
? 10 ayat dalam tahajud dianggap taat
? 1000 ayat dalam yahajud dianggap shaleh
? 1000 ayat dalam tahajud dianggap istiqamah

Shalat tahajud 1 rakaat adalah lebih baik dari shalat 100.000 rakaat shalat .
Shalat tahajud 4 rakaat sama dengan mengerjakan shalat 4 rakaat di malam lailatul qadar.

Read more..

FADHILAH SHALAT

Motivasi Comment( 0)

Shalat adalah :
1. Perintah pertama yang diwajibkan Allah swt dan dihisab pertama dihari kiamat.
2. Pembatas / pembeda antara seseorang dengan musyrik.
3. Tanda-tanda keislaman ( seorang mukmin akan shalat dengan sepenuh hati dikerjakan tepat pada waktunya serta senantiasa memperhatikan rukun dan sunnahnya ).
4. Tiang agama dan sebagai anak kunci surga
5. Nur bagi hati orang mukmin
6. Jihad yang afdhal dan qurban bagi orang-orang yang bertaqwa

Fadhilah :
? Shalat dapat membuat mulut syetan jadi hitam
? Shalat yang ditunaikan pada waktunya adalah amalan yang dicintai dan disukai Allah swt dan paling afdhal.
? Iman dan shalat adalah kewajiban yang paling afdhal diantara semua perintah Allah swt.
? Allah swt tidak akan menghukum seseorang yang benar-benar memperhatikan shalat.
? Allah swt mengharamkan api neraka pada orang yang telah bersujud pada-Nya dan sangat suka pada orang yang sujud dengan perasaan penuh hina dan Allah swt paling dekat pada seseorang ketika sedang bersujud pada-Nya.
? Rahmat Allah swt bercucuran ke atas orang yang berdiri dalam shalat.
? Kedudukan shalat dalam agama seperti kedudukan kepala dengan badan.
? Seseorang yang shalat ibarat sedang mengetuk pintu rumah Allah swt dan akan dibuka.
? Seseorang yang berwaudhu dengan sempurna dan shalat dengan khusu` wal khudu`, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.
? Seseorang yang mulai berdiri shalat selama dia tidak melakukan hal-hal yang makruh, maka Allah swt akan membuka pintu surga dan menyingkapkan tabir antara dia dengan Allah swt
? Seseorang yang shalat 2 rakaat lalu berdo`a minta sesuatu maka akan dikabulkan.
? Jika menunaikan shalat fardhu maka satu dari do`anya akan Allah kabulkan.
? Jika suatu misibah turun dari langit maka orang yang selau memakmurkan masjid akan selamt.
? Jika seorang muslim dilemparkan ke neraka karena dosa-dosanya, maka api tidak akan membakar tubuhnya yang telah bersujud dalam shalatnya.
? Jika seorang muslim menjaga shalat 5 waktu terus menerus maka syetan akan selalu takut kepadanya, tapi bila shalat tidak dijaga dan acuh tak acuh maka syetan akan menguasainya dan menyesatkannya.
? Bagi seseorang yang menunaikan shalat 5 waktu dengan penuh perhatian,ruku`, sujud, wudju dan sebagainya dan benar-benar dilakukan sempurna, maka surga diwajibkan untuknya dan neraka diharamkan baginya.
? Tanah yang diatasnya didirikan shalat untuk mengingat Allah swt, maka dia akan bangga dari tanah lainnya.
? 4 rakaat sebelum shalat zhuhur dihitung sama dengan 4 rakaat shalat tahajud.
? Firman Allah swt, “ Hai anak adam, jangan malas untuk melakukan shalat 4 rakaat pada permulaan pagi, karena Aku akan mencurahkan rezekimu pada hari itu.
? Barangsiapa daoat menjaga takbiratul ihram ( takbir pertama ) dalm shalat berjamaah selama 40 hari tanpa tertinggal takbir pertama satupun dengan imam, maka akan terhindar dari api neraka dan sifat munafik. ( H.R Tirmidzi ).


Read more..

Orang tabligh…

Motivasi Comment( 0)

Orang Tabligh,
Ntah sape la yg bagi nama,
Sedangkan kita sumer kan sama,
Umat Nabi SAW semuanye,
Kerja dakwah kan tanggungjawab bersama,
Nabi dah xde, kalau kita tak buat, sape pula,
x kan la keje ustaz dan ulama saja,
Yg kita nih, xkan nak goyang kaki saje2?
Orang Tabligh,
Lari!!Larii!Orang Tabligh dtg,
Yg tadi ramai,sekelip mata je dah ilang,
Yg td segar bugar dah tido terlentang,
Yg sakit kaki pun bleh terjun tingkap lari lintang pukang, Heh..betul la kata orang, Nak ajak manusia pada Allah bukannya keje senang.
Orang Tabligh,
Ajak keluar khuruj, bukannya nanti x pulang,
Yg baru dapat gaji pun kata xde duit,nak bayar hutang,
Yg tadi sihat pun tiba2 migrain plak datang,
Yg menganggur pun buat2 sibuk bukan kepalang,
Heh, dakwah ni takat cakap je mmg la senang,
Cuba buat, mmg nak kena sabar,nak kena tenang,
Lain la kalau ajak pada dunia, bondong2 org dtg.
Orang Tabligh, Lorong ke lorong, hati ke hati, pintu ke pintu, Jumpe sumer orang tak pilih bulu, Dari ustaz sampai le kutu, Sume nak ditemu, Nak diajak pd Allah yg satu.
Orang Tabligh, Jalan bawak periuk belanga,
Dipandang org takat sebelah mata,
Dituduh jahil,tinggal dunia perkara biasa,
Walaupun kekadang pedih gak telinga,
Nabi dulu2 pun kan selalu kena,
Dituduh dusta, dipanggil gila,
Itu Nabi, apatah lagi kita,
Yg banyak salah,yg banyak dosa,
Takpe2, Allah kan ada,
Yg Maha Mengetahui,yg mana intan, yg mana kaca.
Orang Tabligh, Kekadang buat silap…adat la manusia,
Mmg tgh nak belajar2 tiru sahabat(r. anhum) yg dah terbukti berjaya, Terpancung, terlaser..sori,bukannya sengaja, Nak dapat hikmah dlm berdakwah mmg amik masa, Kena keluar lagi dan lagi la nampaknya.
Orang Tabligh,
Ada kat mana2,
Kat US, Afrika, kat Israel pun ada,
Dari petani, engineer, sampai la Raja,
Pelbagai adat, perangai beza2,
Tapi bleh makan dlm dulang yg sama,
Bila keluar jemaah sumer dilayan serupa,
Bila nak berpisah..isk2..kluar plak air mata.
Orang Tabligh,
Nak hidupkan sunnah Nabi,
Janggut, jubah,seluar atas buku lali,
Kalau nak diikutkan, mmg ader byk lagi,
Kekadang tu kena gak perli,
“Kita skang kan di zaman IT”
“Tak main la sunnah2 nih!”
Jgn la mcm tu bang, kita kan nanti mati,
Kang menyesal esok, sapa yg rugi?
Kan diri sendiri..
Orang Tabligh, Manusia biasa, ada hati,
Sedih bila diperli,sakit bila dimaki,
Bila tinggalkan rumah, rindukan famili,
Kalau nak ikutkan hati, mmg nak dok rumah, bergurau dgn bini, Or ajak anak main lari2, Or layan PS2 sampai pagi, Tapi untuk mengejar kebahagiaan abadi, Kena korban lagi dan lagi, Yela..hidup ni kan cuma sekali, Kalau sekang tak buat jyunbi(persiapan), bila lagi?
Orang Tabligh,
Malam2 doa hidayat,
Fikir risau,camne nak selamatkan umat,
Supaya di akhirat suk semua selamat,
Orang skang ingat hidayat bleh senang2 dapat,
Tak perlu susah2,tak perlu keringat,
N tak mau plak jumpe masyarakat,
Just bz buat ibadat,
Kalau camtu xde la kita ni “The Best Ummat”.
Orang Tabligh, “Apsal la ulama India yg jadik ikutan??” Mmmm…kan Nabi dulu dah pesan, Sape saja yg bawak kebenaran, Tak kisah la orang Arab ke bukan, Sume kena bagi sokongan, Yg Allah pandang bukan luaran tapi kan Iman, Bab mazhab jgn bimbang still sendiri punye pegangan, So x jadik masalah la kan?
Orang Tabligh,
Ajak keluar 3 hari,
“I can’t go..sorry!”
Yg dah kawin tak nak berenggang dgn isteri,
Yg si isteri mati2 tak nak suami dia pergi,
Berderai2 air mata keluar mcm air pili,
“Kalau abg nak gi jugak, antar saya blik kampung esok pagi!!” Heh, org laki mmg lemah bab air mata nih, Si suami pun letak balik beg,tak jadik pergi, Yg td josh(bersemangat) tak ingat pon, jadik lemah seluruh sendi, Kes2 camni mmg byk terjadi, Bleh tgk dgn mata kepala sendiri, Tp kalau bab dunia(cth:kursus naik pangkat),”"no prob.,anytime kami ready!” Si isteri lambai pemergian suami dgn wajah berseri2, Hey, of course la, nanti husband I dpt naik gaji, Wife mana la yg tak happy, Heh..ni la realiti, Bab dunia, tak yah diajak pun semua pakat2 reti, Bab akhirat, masing2 buat x kesah,x amik peduli, Ya Allah selamatkan lah kami!
Orang Tabligh, Bukan nak takhta, harta, ataupun kuasa,
Atau nak berlagak mcm dah tera,
Tak jugak nak kafirkan sape2,
Atau sibuk2 pergi mintak derma,
Cuma nak amalkan agama yg sempurna,
Dgn korbankan sendiri punya diri,duit dan masa,
Nak selamatkan manusia kesemuanya,
Dari kena masuk neraka,
Nak supaya Allah redha,masukkan kita dlm syurgaNya,
Itu saja…
Orang tabligh seluruh dunia…naik kapalterbang…
pakai selipar jepun sahaje…
Ikhlas,..no sponsor….no subsidy…..
passport penuh cop many countries..
Ade yang kerja tukang kebun sahaja…
nak tanya nafkah batin?
Balik dari keluar, macam pengantin baru…
sama seperti balik dari fardhu haji……….
Sayangkan bini tingal-tinggalkan…
sayangkan anak…rotan digantungkan……sunnah nabi…
bukan untuk mendera…speed limit sahaja…
kenapa sibuk dakwah orang..keluarga,anak isteri belum betul lagi.. Nabi Nuh A.S. , anak isteri tak mau ikut…kalau Nabi Nuh ikut teori tersebut, tak naik bahteralah jadiknye… Abu Jahal bapa saudara Nabi Muhammad SAW tak mau ikut.. Kalau Nabi Muhammad SAW ikut teori tersebut… tak buat dakwahlah Nabi….tak sampailah Islam ke M’sia ni… Yang tabligh selekehkah, tak de ilmu,compang camping kah, berbaulah.. itu mungkin segelintir & cerita lama agaknya. You can’t blame the teachers. You have to blame the distortions and ignorance of their followers. Balighuanni walau ayah…Saidina Abu Bakar received the first kalimat terus buat dakwah…if he waits tunggu complete ilmu, he will not be top performers after Nabi Muhammad SAW. Global politic & economy with no borders & chauvinism, M’sian, New Yorkers & Palestinians duduk makan satu talam in Nizamuddin…..
(tidak tahu siapa penulis-penulis asal, semoga beliau dirahmati Allah.)

Read more..

Adab-Adab Seorang Isteri & Wasiat Seorang Ibu

Motivasi Comment( 0)

Adab-Adab Seorang Isteri:
Seorang wanita memberikan nasihat kepada anak perempuannya yang akan berkahwin: Jagalah sepuluh perkara ini untuk kepentingannya:
1 & 2. Dampingilah dia dengan penuh kerelaan dan bergaullah dengan baik.
3 & 4. Jagalah tempat yang menjadi sasaran mata dan hidungnya. Bersihkan diri agar sedap matanya memandang.
5 & 6. Jagalah waktu makan dan tidurnya, kerana rasa lapar dan tidur yang terganggu akan menyebabkannya marah.
7 & 8. Jagalah hartanya dan jalinkan hubungan yang baik dengan keluarganya.
9 & 10. Janganlah menderhakai perintahnya dan jangan membocorkan rahsianya. Janganlah bergembira di hadapannya, jika dia sedang berduka dan janganlah berduka jika dia sedang bergembira.
Wasiat Seorang Ibu Untuk Anaknya
Setelah Al Haris bin Amr, Raja negeri Kandah berkahwin dengan anak perempuan Auf bin Muhlim, di waktu utusan di raja hendak membawa pengantin perempuan untuk disampaikan kepada Raja tadi, maka ibunya berwasiat kepada anak perempuannya ini. Dia berkata:-
“Wahai anakku!
Kalaulah wasiat ini untuk kesempurnaan adabmu
aku percaya kau telah mewarisi segala-galanya,
Tetapi !
Ia sebagai peringatan untuk yang lalai
Dan pedoman kepada yang berakal.
Andai ibu-bapamu dapat memberikan segala-galanya
nescaya,
tidak perlu bagimu seorang suami
dan kau terlalu berharga bagi kami,
Tetapi !
Wanita dicipta untuk lelaki
Lelaki dicipta untuk wanita.
Berceraila kau dari ayunan buaianmu
meninggalkan teratak tempat besarmu
melangkah menuju ke alam baru
yang belum kenal
yang belum biasa
Kau milik suamimu
anggap dirimu sebagai hamba
tentunya suamimu
jadi teman yang paling setia
Bawalah wasiat dariku
sepuluh sifat
sebagai bekalan perjalanan
menuju alam bahagia
Relakan hatimu
sekadar yang ada
semoga suci hatimu
dengan taat setia
dan hulur tanganmu
tanda mahu berganding bahu
jauhkan dirimu dari
segala yang jelek
yang dihidu atau dipandang mata
juga awasi gerak lakumu
agar tidak sumbang mengguris rasa
Sembunyikan suram wajahmu
gantikan ia dengan sinar
secerah sang suria pagi
Dan badan yang semerbak harum
bermandikan bauan
mata berpasak, kening bercelak
itu menambah seri
itu membankitkan berahi
dan…………….
air cukup memada
bagi yang tiada
Jaga masa makannya
juga waktu tidurnya
kerana,
perut kosong hilang bicara
mata mengantuk hilang kesabaran di dada
Kunci mulutmu
tabahkan hatimu
badanmu terselamat
jiwa temanmu tidak terseksa
Simpan dulu kerianganmu
di kala dia berduka
pendamkan kesedihanmu
di kala dia bergembira
akibat aksi tidak senada
hilang simpatimu disebab pertama
keruh suasana disebab kedua
Hulur tanganmu……
andai kau menghulur sebelah tangan
nescaya dia menghulur kedua belah tangan
tidak cukup tangan, nyiru pula ditadahkan
Ketahuilah !
Kasihmu tiada sampai ke mana
Jika hatimu berdua tidak sejiwa
kasih kau, kasihlah dia
benci kau, bencilah dia
Allah saja yang menentukan nasibmu.”
“Kau bawalah wasiatku ini, dan sampaikan salamku kepada suamimu.” Beginilah ibu tadi menambah pesanan kepada anaknya. Seterusnya wanita ini telah tercapai kedudukan yang mulia di sisi suaminya. Dia telah memperolehi tujuh orang anak lelaki, yang semuanya mereka telah menjadi pemerintah negeri Yaman selepas ayah mereka. Beginilah seterusnya statusnya wanita-wanita yang memiliki kelebihan.
Aku sudahi dengan nama Allah, semoga Dia memberi taufik dan hidayat. Amin.

Read more..

Bagaimana Isteri Yang Solehah Membuat Suaminya Redha

Motivasi Comment( 0)

Syeikh al-Qathan telah menyebutkannya dalam pernyataan yang berikut ini:
01. Memiliki akidah yang mulia / bersih.
02. Membantu suaminya dalam ketaatan kepada Allah s.w.t.
03. Berhias, bersolek dan berdandan hanya untuk suami serta berusaha menampilkan diri dalam suatu pembaharuan.
04. Menghiasi diri dengan memakai emas, tetapi hanya sekadarnya sahaja dan dari emas yang harganya lebih rendah.
05. Memilih minyak wangi yang disukai suami.
06. Tidak perlu bekerja dan mencari penghasilan sendiri, kerana gajinya tidak diperlukan suami. Jika dia hendak bekerja, mestilah mendapat keredhaan suaminya.
07. Memuji suami dengan kata-kata yang lembut, sehingga membangkitkan kasih sayang di antara keduanya.
08. Menghadapi suami dengan wajah yang berseri dan jangan sesekali berwajah muram.
09. Menjauhi rokok terutama di hadapan anak-anak.
10. Menikmati hari cuti dengan bergembira bersama anak-anak dan bertemasya.
11. Menghindari tempat yang akan menimbulkan syubhat supaya tidak menimbulkan anggapan yang buruk,
12. Menjaga pesan suami ketika dia berpergian dan menerima kepulangannya dengan wajah ceria.
13. Mesti pandai menguruskan keadaan rumahnya dan tidak hanya menyerahkannya kepada pembantu rumah.
14. Ikhlas, sabar dan tulus jika suami sedang sakit.
15. Menjaga nilai-nilai dan akhlak dalam kehidupan rumah tangga, lebih menonjolkan iman jika dia kaya atau miskin.
16. Turut menangis atau berpura-pura menangis jika suami menangis kerana sesuatu.
17. Menghidupkan suasana kasih sayang ketika berbual melalui telefon jika suami berada di tempat kerja atau ketika berjauhan.
18. Mendidik anak yang tua, sama ada lelaki atau perempuan untuk menjadi pengganti ibu bapanya dalam mengatur rumah.
Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya seorang lelaki jika melihat kepada isterinya dan isterinya juga balas memandang kepadanya, maka Allah telah melihat mereka berdua dengan pandangan rahmat.”
Jika seorang lelaki memegang tapak tangan isterinya, maka gugurlah semua dosa mereka berdua dari sela-sela jari-jari mereka berdua.
Diceritakan dari Nabi s.a.w.: Sesungguhnya seorang lelaki itu (ketika) menyetubuhi isterinya, maka baginya telah dicatat memdapat pahala kerana persetubuhan itu seperti pahalanya anak lelaki yang ikut berperang membela agama Allah lalu terbunuh.
Syeikh Ibrahim bin Shalih al-Mahmud berkata: Jalan yang paling mudah untuk mendapat keredhaan suami ialah dengan senyuman, kata-kata yang manis, berakhlak mulia, belaian yang lembut, memakai perhiasan yang serasi dan menjaga kebersihan. Isteri juga mesti mengetahui hak suami ke atas dirinya lebih besar daripada haknya ke atas suami, berdasarkan firman Allah s.w.t.: “Para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya.” (Al-Baqarah: 228)
Syeikh al-Halwani seorang pendakwah Islam di Thaif mengatakan: Isteri mesti berusaha membuat suaminya redha, sesuai dengan batasan petunjuk yang mulia: “Tidak ada ketaatan terhadap makhluk dalam kederhakaan terhadap Khaliq.” Ia merupakan kaedah yang utama meliputi beberapa perkara yang penting. Di antaranya ialah:
1. Jangan biarkan suami mencium bau yang busuk dari dirinya. Pastikan dia sentiasa wangi dan bersih.
2. Jangan menyambut kepulangannya dengan memakai pakaian yang kotor dan comot.
3. Menjaga penampilannya.
4. Memperhatikan keadaan suami dan menjaga perasaannya.
5. Jangan menyuruh suami melakukan pekerjaan rumah yang seharusnya dilakukan oleh isteri, dengan alasan bahawa nabi s.a.w. memerintahkan para suami membantu isterinya menyelesaikan kerja-kerja rumah. Isteri mesti melakukannya sendiri.
6. Menghadapi berbagai masalah dengan lapang dada.
7. Memenuhi berbagai ruang, satu persatu.

Read more..

Sifat-Sifat Isteri Yang Solehah

Motivasi Comment( 1)

“Yang taat jika suami memerintahnya, yang menyenangkan jika suami memandangnya, yang menjaga kehormatan diri suami dan hartanya.” (Riwayat an-Nasa’i, Ahmad dan al-Baihaqi)
Di antara sifat-sifat isteri yang solehah ialah:
1. Tidak melihat dan mencari aib wanita lain, tidak menceritakan keadaan tubuh wanita lain kepada suaminya, khuatir jika suaminya tertarik dan ini akan menimbulkan kerosakan. Al-Bukhari berkata: “Rasulullali s.a.w. melarang seorang Wanita berada dalam satu selimut dengan wanita lain, agar dia tidak menceritakan kepada suaminya.”
2. Memakai hijab di hadapan lelaki yang bukan muhramnya, termasuk lelaki buta. Rasulullah s.a.w, memerintahkan para wanita berhijab di hadapan orang yang buta dengan bersabda: “Pakailah hijab di hadapannya.” Mereka berkata: “Wahai Rasulullah, bukankah dia buta?” Baginda bersabda: “Apakah kedua mata kamu buta. Bukankah kamu melihatnya?” (Riwayat Abu Daud, at-Tirmizi dan Ahmad. Menurut at-Tirmizi, hadis ini Hasan)
3. Berhias, bersolek dan memakai minyak wangi di dalam rumah untuk suaminya. Ini dilakukan agar suaminya gembira dan mencegahnya melakukan perkara yang haram. Isteri yang solehah tidak boleh keluar rumah dalam keadaan bersolek dan membuat sesuatu yang menarik perhatian lelaki lain. Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: “Allah melaknat lelaki yang seperti wanita (waria) dan wanita seperti lelaki. Usirlah mereka dari rumah kamu.” (Riwayat al-Bukhari, at-Tirmizi, Ibnu Majah dan Abu Daud).
4. Isteri yang solehah tidak menolak ajakan suaminya di tempat tidur. Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: “Jika wanita menjauhi keinginan suaminya di malam hari, maka para malaikat melaknatnya sehingga dia kembali.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)
5. Dalam keadaan ini, dia bersekutu dengan syaitan. Sedangkan wanita solehah ialah yang bersama dengan suaminya untuk menghadapi syaitan. Sabda Nabi s.a.w. yang bermaksud: “Jika seorang lelaki mengajak isterinya berjimak, maka hendaklah dia memenuinya, sekalipun dia sedang berada berhampiran tungku api.” (Riwayat at-Tirmizi dan Ahmad)
6. Wanita solehah ialah yang tidak mengutuk dan mengingkari nikmat yang diterima daripada suaminya, berdasarkan sabda baginda: “Bersedekahlah kamu, kerana kebanyakan di antara kamu akan menjadi kayu bakar Jahanam.” Ada seorang wanita yang bertanya: “Wahai Rasulullah, mengapa sedemikian?” “Kerana kamu suka mengutuk dan mengingkari suami.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).
7. Wanita solehah ialah yang tidak membocorkan rahsia suaminya. Isteri ialah wadah suami dan orang yang paling rapat dengannya. Membocorkan rahsia seseorang merupakan sifat tercela, lebih-lebih lagi seorang isteri yang membocorkan rahsia suaminya. Perbuatan ini merupakan dosa besar dan merbahaya. Kerana itu tatkala ada seorang isteri Nabi s.a.w. yang membocorkan rahsianya, baginda bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat ialah lelaki yang mencampuri isterinya dan wanita yang mencampuri suaminya, kemudian salah seorang di antara keduanya membocorkan rahsia yang lainnya.” (Riwayat Muslim).
8. Wanita solehah ialah yang tidak berkhalwat dengan lelaki yang bukan mahramnya, sebagaimana ia juga dilarang kepada suami yang soleh. Sabda Nabi Muhammad s.a.w. yang bermaksud: “Ingatlah, janganlah seorang lelaki berkhalwat dengan seorang wanita, kerana yang ketiga ialah syaitan.” (Riwayat at-Tirmizi, Ahmad, al-Hakim dan Ibnu Hibban)
9. Wanita solehah ialah yang mengetahui bahawa suaminya merupakan seorang pemimpin, berhak menyuruh dan melarang dalam rumahnya. Sabda baginda yang bermaksud: “Tidak dibenarkan manusia bersujud kepada manusia lain. Andaikan manusia dibenarkan sujud kepada yang lain, maka akan aku perintahkan wanita bersujud kepada suaminya kerana besarnya hak suami ke atas dirinya.” (Riwayat Ahmad, al-Bazzar dan al-Haithami)

Read more..

Ancaman-Ancaman Bagi Wanita

Motivasi Comment( 1)

Abdullah Bin Masud r.a. meriwayatkan bahawa Nabi s.a.w. bersabda: “Apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah s.w.t. mencatat baginya seribu kebaikan, dan mengampuni dua ribu kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari sang suria akan memintakan ampunan baginya, dan Allah s.w.t. mengangkat seribu darjat untuknya.” (H.R. ABU MANSUR DIDALAM KITAB MASNADIL FIRDAUS)
Ali r.a. meriwayatkan sebagai berikut: Saya bersama-sama Fathimah berkunjung kerumah Rasulullah, maka kami temui beliau sedang menangis. Kami bertanya kepada beliau: “Apakah yang menyebabkan engkau menangis wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Pada malam aku diIsrakan ke langit, saya melihat orang-orang yang sedang mengalami penyeksaan, maka apabila aku teringat keadaan mereka, aku menangis.”
Saya bertanya lagi, “Wahai Rasulullah apakah engkau lihat?” Beliau bersabda:
1. Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih.
2. Wanita yang digantung dengan lidahnya serta tangan dicopot dari punggungnya, aspal mendidih dari neraka dituang ke kerongkongnya.
3. Wanita yang digantung dengan buah dadanya dari balik punggungnya, sedang air getah kayu Zakum dituangkan ke kerongkongnya.
4. Wanita yang digantung, diikat kedua kaki dan tangannya kearah ubun-ubun kepalanya, serta dibelit dan dibawah kekuasaan ular dan kala jengking.
5. Wanita yang memakan badannya sendiri, serta dibawahnya tampak api yang berkobar-kobar dengan hebatnya.
6. Wanita yang memotong-motong badannya sendiri dengan gunting dari neraka.
7. Wanita yang bermuka hitam serta dia makan usus-ususnya sendiri.
8. Wanita yang tuli, buta dan bisu didalam peti neraka, sedang darahnya mengalir dari lubang-lubang badannya (hidung, telinga, mulut) dan badannya membusuk akibat penyakit kulit dan lepra.
9. Wanita yang berkepala seperti kepala babi dan berbadan himmar (keldai) yang mendapat berjuta macam seksaan.
10. Wanita yang berbentuk anjing, sedangkan beberapa ular dan kala jengking masuk melalui duburnya atau mulutnya dan keluar melalui duburnya, sedangkan malaikat sama-sama memukuli kepalanya dengan palu dari neraka.
Maka berdirilah Fatimah seraya berkata, “Wahai ayahku, biji mata kesayanganku, ceritakanlah kepadaku, apakah amal perbuatan wanita-wanita itu.” Rasulullah s.a.w. bersabda: “Hai Fatimah, adapun tentang;
1. Wanita yang digantung dengan rambutnya kerana tidak menjaga rambutnya (dijilbab) dikalangan laki-laki.
2. Wanita yang digantung dengan lidahnya, kerana dia menyakiti hati suaminya, dengan kata-katanya.”
Kemudian Nabi s.w.a. bersabda: “Tidak seorang wanita pun yang menyakiti hati suaminya melalui kata-kata, kecuali Allah s.w.t. akan membuat mulutnya kelak dihari kiamat selebar tujuh puluh dzira kemudian akan mengikatkannya dibelakang lehernya.”
3. Adapun wanita yang digantung dengan buah dadanya, kerana dia menyusui anak orang lain tanpa seizin suaminya.
4. Adapun wanita yang diikat dengan kaki dan tanganya itu, kerana dia keluar rumah tanpa seizin suaminya, tidak mandi wajib dari haid dan dari nifas (keluar darah setelah melahirkan).
5. Adapun wanita yang memakan badannya sendiri, kerana dia bersolek untuk dilihat laki-laki lain serta suka membicarakan aib orang lain.
6. Adapun wanita yang memotong-motong badannya sendiri dengan gunting dari neraka, dia suka menonjolkan diri (ingin terkenal) dikalangan orang banyak, dengan maksud supaya mereka (orang banyak) itu melihat perhiasannya, dan setiap orang yang melihatnya jatuh cinta padanya, kerana melihat perhiasannya.
7. Adapun wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya sampai keubun-ubunnya dan dibelit oleh ular dan kala jengking, kerana dia mampu untuk mengerjakan solat dan puasa, sedangkan dia tidak mahu berwudhu dan tidak solat dan tidak mahu mandi wajib.
8. Adapun wanita yang kepalanya seperti kepala babi dan badannya seperti keldai (himmar), kerana dia suka mengadu-domba serta berdusta.
9. Adapun wanita yang berbentuk seperti anjing, kerana dia ahli fitnah serta suka marah-marah pada suaminya.
Dalam sebuah hadis Nabi s.a.w. bersabda: empat jenis wanita yang berada di syurga dan empat jenis wanita yang berada di neraka dan beliau menyebutnya di antara empat jenis perempuan yang berada di syurga ialah:
1. Perempuan yang menjaga diri dari berbuat haram lagi berbakti kepada Allah dan suaminya.
2. Perempuan yang banyak keturunannya lagi penyabar serta menerima dengan senang hati dengan keadaan yang serba kekurangan (dalam kehidupan) bersama suaminya.
3. Perempuan yang bersifat pemalu, dan jika suaminya pergi maka ia menjaga dirinya dan harta suaminya, dan jika suaminya datang ia mengekang mulutnya dari perkataan yang tidak layak kepadanya.
4. Perempuan yang ditinggal mati oleh suaminya dan ia mempunyai anak-anak yang masih kecil, lalu ia mengekang dirinya hanya untuk mengurusi anak-anaknya dan mendidik mereka serta memperlakukannya dengan baik kepada mereka dan tidak bersedia kahwin kerana khuatir anak-anaknya akan tersia-sia (terlantar / terbiar).
Kemudian Nabi s.a.w. bersabda: Dan adapun empat jenis wanita yang berada di neraka ialah:
1. Perempuan yang jelek (jahat) mulutnya terhadap suaminya, jika suaminya pergi, maka ia tidak menjaga dirinya dan jika suaminnya datang ia memakinya (memarahinya).
2. Perempuan yang memaksa suaminya untuk memberi apa yang ia tidak mampu.
3. Perempuan yang tidak menutupi dirinya dari kaum lelaki dan keluar dari rumahnya dengan menampakkan perhiasannya dan memperlihatkan kecantikannya (untuk menarik perhatian kaum lelaki).
4. Perempuan yang tidak mempunyai tujuan hidup kecuali makan, minum dan tidur dan ia tidak senang berbakti kepada Allah, RasulNya dan suaminya.
Oleh kerana itu seorang perempuan yang bersifat dengan sifat-sifat (empat) ini, maka ia dilaknat termasuk ahli neraka kecuali jika ia bertaubat. Diceritakan dari isteri Khumaid As-sa-idiy bahawa ia datang kepada Nabi s.a.w. lalu berkata: “Hai Rasulullah sesungguhnya aku senang mengerjakan solat bersamamu”. Beliau berkata: “Aku mengerti bahawa engkau senang mengerjakan solat bersamaku, akan tetapi solatmu di tempat tidurmu itu lebih baik dari pada solatmu dikamarmu dan solatmu dikamarmu lebih baik dari solatmu dirumahmu dan sholatmu dirumahmu lebih baik daripada solatmu di mesjidku”. — (Bagi lelaki sangat dituntut sembahyang berjemaah di mesjid)
Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya yang lebih disukai solatnya perempuan oleh Allah ialah yang dilakukan pada tempat yang amat gelap dirumahnya”.
Diceritakan dari Aisyah r.a.: “Pada suatu ketika Rasulullah s.a.w. duduk di masjid, tiba-tiba masuklah seorang perempuan dari suku Muzainah yang memakai pakaian yang terseret-seret ditanah untuk perhiasan pada dirinya di dalam masjid”. Maka Nabi s.a.w. bersabda: “Wahai manusia laranglah isteri-isterimu dari memakai perhiasan dan memperindah gaya berjalan di dalam masjid. Kerana sesungguhnya kaum Bani Israil itu tidak dilaknat hingga mereka memberi pakaian isteri-isteri mereka dengan pakaian perhiasan dan mereka berjalan dengan gaya sombong di dalam masjid”.
Ibnu Abas r.a. meriwayatkan juga bahawa Nabi s.a.w. bersabda: “Apabila seorang wanita keluar rumahnya dengan mempesolek dirinya serta memakai bau-bauan (sedang suaminya redha akan berbuatan yang demikian itu), maka dibangunkan untuk suaminya pada setiap langkahnya sebuah rumah di neraka.”
Sabda Rasulullah s.a.w. lagi yang bermaksud: “Jihad seorang wanita ialah taatkan suami dan menghiaskan diri untuknya.”
Isteri tidak wajib taat suruhan dan arahan suami, apabila suruhan dan arahan itu bertentangan dengan hukurn Allah s.w.t.
Imam Al-Ghazali menegaskan: “Seorang isteri wajib mentaati suami sepenuhnya dan memenuhi segala tuntutan suami dari dirinya sekiranya tuntutan itu tidak mengandungi maksiat.”

Read more..

Aapakah Kita Sudah Siap??

Motivasi Comment( 0)

Berikut in ine sajikan sebuah jawaban email dari pertanyaan saya, semoga bermanfaat...

--------------------- pesan sebelumnya ----------------------maaf nih, gangu..bisa ngasih saran nya ga???gimana memastikan diri kita dah siap nikah pa blom?trus gimna, cara terbaik mencari -Nya?badget, nah ini terkadang masih jadi ganjelan?cara ahsan buat taaruf, bener2 cara ahsan, jadi ga nyhiksa hati salah satu pihak..wah kaya nya itu dulu dehh, yang lain menyusull?he he he, makasih atas sarannya.semoga kelluarga kalian langgeng sampe ank cucu sampe ke Surga ..amin

Pengirim : Afand

Tanggal : Sabtu, 11 Juli 2009 12:42 WIB
  Re:  assalmulikummm

Maaf jika ane tidak bisa memberikan masukkan yang memuaskan..

Sebenarnya untuk tahu apakah kita siap nikah apa belum adalah diri kita sendiri.

apakah kita sudah punya rasa tertarik pada lawan jenis,

yang untuk memenuhi itu ada jalan yang bisa merubah dosa jadi pahala.

Allah pasti akan menunjukkan jalan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup kita, seperti yang telah Ia janjikan bagi orang-orang yang bertakwa.

jadi kita tidak perlu takut, apakah nanti kita bisa menafkahi atau tidak. Karena Sang Pembagi Rejeki sudah menentukan rejeki pagi setiap makhluk, bukan cuma diri kita, tapi juga istri-istri dan anak-anak kita.

Kita sudah punya naluri yang baik untuk bisa taaruf dengan baik. Ikuti saja itu... dan yang penting jangan melanggar syariah...

ya.. tahulah... akhi.. jangan berduaan misalnya...

dalam pergaulan, ane melihat, saudara ane, si Martha itu adalah orang yang sangat baik, tulus dan mau berbagi dengan ikhlas.

Itu modal yang sangat penting dalam pergaulan...

MEMBERI tanpa MENGHARAP MENERIMA

Kita merasa senang jika berguna bagi orang lain.

senang jika bisa memberi manfaat,

 

malu jika menjadi beban.

 

Tawarkan sesuatu untuk orang yang ingin dikenal dengan lebih dekat.

 

tunjukkan perhatian dan kepedulian padanya, tanpa mengharap dia membalas dengan hal yang sama.

Beramal...

banyak beramal..

(oh ya.. sebelum banyak beramal banyak istighfar dulu, minta ridlo Allah dengan mengakui banyak dosa.)

Banyak memberi dan membatu dia dan keluarganya, tanpa mengharap imbalan, dan juga bukan karena supaya di terima jadi keluarganya.

Benar-benar tulus, tidak pura-pura.

Kalau kita pura-pura, pasti akan kelihatan, tanpa kita sadari.

Demikian juga jika kita tulus.

Jika sudah saatnya...

tawarkan diri untuk menjadi suaminya...

(bukan meminta dia untuk jadi istri)

"apakah engkau suka jika mempunyai suami seperti diriku ini?"dan biarkan dia menawarkan dirinya untuk jadi istri, tanpa kita memintanya...Jangan takut untuk mencoba mengetahui perasaannya.Jangan takut perasaan dia tidak seperti yang kita harapkan.Apapun hasilnya, ikhlas saja.Ada kesempatan di lain waktu untuk terus mendekati,Dan kalau sudah benar-benar tidak ada harapan misalnya, pasti Allah akan membalas ketulusan kita dengan pahala yang jauh lebih besar, di dunia dan di akhirat.HmmmmJadi menasehati diri sendiri nih…Wassalamualaikum

Read more..
design by Natty WP